Page 209 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 209
Namun, tak hanya mengurangi jumlah pekerja, perseroan juga menyatakan telah memangkas
gaji pegawai tetap di level manajemen hingga karyawan dengan persentase yang berbeda.
"Semakin besar penghasilan, semakin besar nominal pemotongannya," tutur Corporate
Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala dalam keterangan tertulisnya, Kamis,
2 Juli 2020.
Langkah perusahaan ini telah dilakukan sejak empat bulan terakhir, yakni Maret, April, Mei,
hingga Juni. Danang menyatakan, kebijakan tersebut akan terus dijalankan sampai waktu yang
belum ditetapkan.
Dalam ketarangannya, Danang menyebut bahwa Lion Air Group tengah berada di masa sulit
dan menantang di masa pandemi. Imbas wabah itu diakui telah berdampak besar pada sektor
transportasi dan mengakibatkan industri maskapai berada dalam kondisi penuh ketidakpastian.
Meski sudah beroperasi kembali, Danang mengatakan Lion Air Group rata-rata baru
mengaktifkan 10-15 persen perjalanan dari kapasitas normal sebelumnya atau setara dengan
1.400-1.600 penerbangan per hari.
Menurut Danang, dalam kondisi ini, perseroan harus mengambil keputusan berat untuk
mempertahankan kelangsungan bisnis supaya perusahaan tetap terjaga. Apalagi, situasi
pandemi menyebabkan pendapatan sangat minimal lantaran adanya pembatasan perjalanan
dan penghentian sementara operasional penerbangan.
"Kami merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran, dan merestrukturisasi
organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai
dampak pandemi Covid-19," ucapnya.
Meski begitu, Danang memastikan, apabila kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik
secara bisnis, karyawan yang telah diputus kontraknya bakal diprioritaskan untuk memiliki
kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group.
"Lion Air Group berterima kasih atas dukungan seluruh karyawan dan dari berbagai pihak hingga
sampai saat ini masih beroperasi, dengan harapan pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga
operasional dan layanan penerbangan normal kembali," tuturnya.
Dari sisi manajemen, Lion Air Group masih terus memonitor, mengumpulkan data dan informasi,
dan mempelajari situasi yang terjadi. Di samping itu, perusahaan tengah mempersiapkan
strategi dan langkah lainnya yang akan diambil untuk mengurangi beban yang ditanggung
selama pandemi.
FRANCISCA CHRISTY ROSANA.
208

