Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 44
Judul 5 Juta Pembantu Rumah Tangga Menanti Perlindungan
Nama Media Suara Pembaruan
Newstrend RUU PRT
Halaman/URL Pg12
Jurnalis D-13
Tanggal 2020-07-06 04:19:00
Ukuran 109x157mmk
Warna Warna
AD Value Rp 43.164.000
News Value Rp 129.492.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Giwo Rubianto Wiyogo (Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani)) Tanpa
dukungan PRT di rumah keluarga itu kesulitan dalam urusan domestik. Apalagi pasangan suami
istri yang kerja di ruang publik. Karena itu. sudah seharusnya semua pihak mendukung lahir-
nya UU PPRT agar ada jaminan kepastian status dan hak PRT. Jika bangsa Indonesia ingin capai
SDGs 2030, maka PRT jangan sampai berada di posisi belakang
Ringkasan
Badan Legislatif (Baleg) DPR akhirnya menetapkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU)
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) diajukan ke rapat paripurna DPR pada akhir masa
sidang di pertengahan Juli 2020 untuk ditetapkan sebagai RUU inisiatif DPR.
Ini seperti angin segar bagi lima juta pembantu rumah tangga (PRT) di Indonesia yang
mayoritas adalah kaum perempuan setelah 16 tahun lamanya RUU tersebut mandek. Sejumlah
organisasi perempuan meminta Presiden Jokowi untuk menyambut baik RUU ini untuk dibahas
dan secepatnya disahkan.
5 JUTA PEMBANTU RUMAH TANGGA MENANTI PERLINDUNGAN
Badan Legislatif (Baleg) DPR akhirnya menetapkan draf Rancangan Undang-Undang (RUU)
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) diajukan ke rapat paripurna DPR pada akhir masa
sidang di pertengahan Juli 2020 untuk ditetapkan sebagai RUU inisiatif DPR.
Ini seperti angin segar bagi lima juta pembantu rumah tangga (PRT) di Indonesia yang
mayoritas adalah kaum perempuan setelah 16 tahun lamanya RUU tersebut mandek. Sejumlah
organisasi perempuan meminta Presiden Jokowi untuk menyambut baik RUU ini untuk dibahas
dan secepatnya disahkan.
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Giwo Rubianto Wiyogo, mengapresiasi
langkah maju Baleg DPR tersebut. RUU ini menurut Giwo sangat dinantikan oleh PRT di
43

