Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 06 JULI 2020
P. 47

PROGRAM KARTU PRAKERJA KUDU DITANGANI KEMENTERIAN TEKNIS

              Senayan menilai kebijakan pemerintah menghentikan program pelatihan online dalam Program
              Kartu Prakerja sudah tepat. Disarankan, program pelatihan ini diserahkan kepada kementerian
              teknis. Bukan lagi ke Manajemen Kartu Prakerja.

              KETUA Fraksi Nasdem Ahmad Ali mengatakan, pengalihan program ke kementerian teknis itu
              agar  tidak  lagi  mengundang  kontroversi  di  masyarakat.  "Saya  pikir  kebijakan  pemerintah
              menghentikan program pelatihan online menuju offline dalam Kartu Prakerja sudah tepat. Itu
              merupakan langkah rasional yang bisa diterima publik secara keseluruhan," kata Ahmad Ali,
              kemarin.

              Sebagaimana diketahui. Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja menghentikan seluruh transaksi
              dan penjualan paket pelatihan Kartu Prakerja yang ditawarkan mitra platform digital. Keputusan
              ini  diambil  karena  paket  pelatihan  tidak  efektif.  Keputusan  ini  secara  resmi  diumumkan
              Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja melalui surat bernomor S-148/Dir-Eks/06/2020.

              Keputusan ini diambil sebagai tindak lanjut Rekomendasi KPK. KPK menemukan, program senilai
              Rp 20 triliun bermasalah karena penunjukan delapan perusahaan platform, mitra Kartu Prakerja
              tidak melalui mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJ). Delapan perusahaan
              ini adalah Ruangguru, Bukalapak, Sisnaker, Mau belajar apa, Pintaria, Sekolahmu, Tokopedia,
              dan Pijar Mahir. Ke delapan perusahaan ini menerima biaya Rp 1 juta per peserta dari keikut-
              sertaan  5,6  juta  penerima  manfaat  Kartu  Prakerja.  Sehingga  diperkirakan  penyedia  jasa
              pelatihan ini menerima value sebesar Rp 5,6 triliun.

              Sementara, KPK menemukan 89 persen dari materi pelatihan yang disediakan dalam program
              Kartu Prakerja banyak tersedia melalui jejaring internet dan gratis. Dalam poin rekomendasinya,
              KPK  menyarankan  implementasi  program  Kartu  Prakerja  diserahkan  ke  kementerian  yang
              relevan  yaitu  Kementerian  Ketenagakerjaan  mengingat  infrastruktur  yang  sudah  tersedia
              disana.

              Fraksi Nasdem, kata Ali, sejak awal menolak keras pelatihan online karena tidak efektif. Sebab
              mustahil penerima manfaat bisa memperoleh keterampilan memadai jika hanya mengandalkan
              modul pelatihan yang diterima secara daring. Padahal tujuan utama Program Kartu Prakerja ini
              adalah memfasilitasi para pencari kerja untuk punya keterampilan dan skill yang lebih mumpuni
              begitu masuk dalam dunia kerja.

              "Itu hanya bisa terjadi jika mereka dibekali dengan keterampilan lewat pelatihan nyata. Bukan
              pelatihan  online  yang  orang  akan  pasti  sulit  mengerti.  Saya  tidak  bisa  membayangkan
              bagaimana  penerima  manfaat  bisa  terbantu  untuk  mahir  dalam  mengendarai  alat  berat
              sementara pelatihannya online," katanya.

              Apalagi, Program Kartu Prakerja ini, sambung dia, merupakan realisasi janji kampanye Presiden
              Jokowi bagi masyarakat agar lebih kompetitif dalam persaingan kerja. "Karena itu kita berharap
              program ini yang menurut kami sangat bagus dan dibutuhkan dalam kondisi sekarang ini, betul-
              betul dapat memberi manfaat bagi para pencari kerja yang mengalami pemutusan hubungan
              kerja (PHK) dan kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak," jelasnya.
              Politisi asal Sulawesi Tengah ini berharap rekomendasi KPK bisa dijalankan dengan baik. Toh,
              sejak awal Nasdem juga telah menyarankan kepada pemerintah agar pelatihan ini diserahkan
              ke Kementerian Ketenagakerjaan karena memiliki banyak fasilitas latihan kerja yang memadai.
              Balai  Latihan  Kerja  (BLK)  yang  dimiliki  Kemenaker  juga  hampir  tersebar  di  seluruh
              kabupaten/kota  di  seluruh  Indonesia.  Bahkan  banyak  perusahaan  swasta  yang  memilih
              rekrutmen dan peningkatan skill karyawannya ditangani langsung oleh BLK.


                                                           46
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52