Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 AGUSTUS 2019
P. 79

"Padat karya secara filosofis merupakan jaminan sosial di masyarakat," ucap Faisol
               Riza pada kesempatan yang sama.

               Novelis Ratih Kumala yang juga penulis buku Gadis Kretek mengatakan pekerja SKT
               pada umumnya adalah perempuan. Pekerja perempuan di SKT bekerja sebagai
               pelinting dan tukang batil.

               Para pelinting membawa keponakannya untuk bekerja sebagai tukang batil yang
               merapihkan lintingan SKT setelah dilinting oleh pelinting.


               "Para pelinting dalam satu tim dapat menghasilkan 1000 batang SKT dalam 1 jam,"
               ucapnya.

               Dia menjelaskan pendapatan para pelinting dari tahun ke tahun mengalami
               penurunan karena jumlah produksi SKT terus menurun.

               "Pendapatan mereka pun menurun 1,2% dari tahun ke tahun," terang Ratih.

               Di banyak tempat, pekerja IHT SKT adalah perempuan yang sekaligus menjadi
               sumber utama penghasilan keluarga.

               Jika mereka tidak bekerja, maka keluarga tidak punya penghasilan.


               Pendidikan yang relatif rendah serta keterbatasan keterampilan menjadi faktor yang
               menyebabkan sulitnya mereka terserap sebagai tenaga kerja di sektor lain.



































                                                       Page 78 of 87.
   74   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84