Page 335 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 JULI 2020
P. 335
KEPALA BP2MI DESAK EVALUASI TOTAL PENEMPATAN ABK PADA KAPAL
PENANGKAPAN IKAN BERBENDERA ASING
Jakarta, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani
meminta kementerian/lembaga terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan
pembenahan tata kelola penempatan anak buah kapal (ABK) di kapal berbendera asing.
Benny mengatakan seperti itu terkait meninggalnya ABK warga negara Indonesia bernama
Hasan Afriadi asal Lampung di kapal penangkap ikan berbendera Tiongkok.
"Hampir tiga bulan saya bekerja, kasus ABK terus menimpa. Kasus ini harus menjadi
momentum kita bersama untuk melepaskan ego sektoral dengan meninggikan kepentingan
Merah Putih," ungkap Benny Rhamdani dalam siaran persnya, Jumat (10/7/2020).
Ia menjelaskan, BP2MI tidak memiliki wewenang penuh dalam memberikan pelindungan PMI
ABK sehingga perlu berbicara dengan kementerian/lembaga terkait. Selain itu, secara teknis
kapal penangkap ikan selalu berpindah-pindah dari satu negara ke negara lainnya.
Benny berharap harus ada penanganan khusus dan spesifik penempatan PMI ABK, terutama
ABK penangkap ikan yang bekerja di laut lepas atau dikenal ABK LG (letter of guarantee).
"PMI ABK penangkap ikan laut lepas sangat rentan eksploitasi maka harus ada penanganan
serius dan spesifik agar tidak terjadi lagi korban human trafficking serta kejahatan HAM
lainnya. Sejak kasus pelarungan itu menjadi momentum evaluasi total secara menyeluruh
pembenahan tata kelola penempatan dan perlindungan ABK," ujarnya tegas.
Benny mengatakan, dengan adanya perubahan fundamendal BP2MI, di mana urusan BP2MI
tidak hanya pada wilayah land based, namun juga sea based, maka RPP (Rancangan
Peraturan Pemerintah) tentang awak kapal niaga migran dan awak kapal perikanan migran
yang akan segera diundangkan diharapkan akan semakin memperkuat posisi negara dalam
menangani masalah ABK.
Sebagai bentuk pencegahan awal, BP2MI mendukung Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
untuk menghentikan sementara pelayanan penempatan PMI yang bekerja sebagai ABK kapal
penangkap ikan di laut lepas.
"Menyelesaikan masalah di hulu itu adalah penting. Dan Tata kelola penempatan dan
pelindung ABK, itu masalah utama selain peningkatan kapasitas keterampilan dan keahlian
PMI kita. Setelah itu baru kita keluarkan kebijakan penempatan ABK" tegas dia.
Sebelumnya, BP2MI yang waktu itu bernama BNP2TKI telah mengeluarkan Surat Edaran
Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penundaan Pelayanan Penempatan TKI Pelaut Perikanan/TKI
Nelayan, yang hingga sekarang tidak/belum pernah dicabut BP2MI.
Benny mengapresiasi atas kecekatan dan kerja keras petugas gabungan yang terdiri dari
Satpolair Polres Karimun, Satreskrim Polres Karimun, dan Ditpolairud Polda Kepri, Lanal
Batam, KPLP, Bakamla Kepri, DJBC Kepri telah berhasil mengamankan dua kapal berbendera
China bernama Lu Huang Yuan Yu 117 dan Lu Huang Yuan Yu 118 yang menyimpan mayat
ABK warga negara Indonesia di dalam peti pendingin ikan.
Segenap jajaran BP2MI turut belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya ABK WNI,
Hasan Afriadi asal Lampung yang diketahui meninggal sejak 20 Juni 2020. BP2MI akan segera
berkoordinasi dengan pihak Petugas Gabungan dan pihak keluarga ABK untuk proses
pemakaman dan pelindungan lainnya.
Page 334 of 345.

