Page 103 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 103
Title WARGA 45 TAHUN KE BAWAH BOLEH WIRA-WIRI, APA DAMPAKNYA NANTI?
Media Name detik.com
Pub. Date 13 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5012479/warga-45-tahun -ke-bawah-
Page/URL
boleh-wira-wiri-apa-dampaknya-nanti
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah memberikan kelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB)
untuk masyarakat berusia 45 tahun ke bawah agar beraktivitas kembali. Hal ini
dilakukan untuk menekan badai pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas virus
Corona (COVID-19).
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani
mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya aktivitas ekonomi secara bertahap
memang harus berjalan kembali.
"Menurut saya ini positif. Coba kita mulai, kalau enggak ibaratnya orang di tengah
badai kalau badai terus-terusan kan risiko juga. Kita bisa kekurangan makanan dan
sebagainya, kita harus bergerak," kata Hariyadi kepada detikcom, Selasa
(12/5/2020).
Apapun stimulus yang disediakan pemerintah dinilai tak akan kuat jika tanpa
dibarengi aktivitas ekonomi. Mengingat tak ada seorang pun yang benar-benar tahu
kapan pandemi akan berakhir.
"Apapun stimulus yang disiapkan kalau aktivitas ekonominya berhenti itu memang
susah terutama negara kita, nggak kuat nahannya gitu. Kita melihatnya Indonesia
dengan segala kelebihan kekurangan, kita nggak mampu kalau hanya berdiam diri
saja," ujarnya.
Hariyadi menjelaskan, di sektor hotel dan restoran sudah terlebih dahulu
menjalankan aturan tersebut. Warga 45 tahun ke bawah yang beraktivitas dinilai tak
akan memiliki risiko tertular jika menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
"Hotel yang masih buka, yang menerima orang isolasi, yang menerima tenaga
medis, pokoknya yang masih buka semuanya rata-rata di bawah 45 tahun. Restoran
yang melayani delivery juga di bawah 45 tahun juga. Untuk itu kami mendukung
tapi dengan catatan protokol kesehatan harus optimal," tambahnya.
Lalu, apakah kebijakan itu akan membuat ekonomi kembali menggeliat?
Tak Berdampak Apa-apa ke Ekonomi
Page 103 of 211.

