Page 101 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 101
Title BADAI PHK MERAJALELA, ANGKA KEMISKINAN SIAP MEMBLUDAK
Media Name detik.com
Pub. Date 13 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5012480/badai-phk-mera jalela-angka-
Page/URL
kemiskinan-siap-membludak
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pandemi virus Corona atau COVID-19 telah memporak-porandakan ekonomi
nasional. Badai PHK dan pekerja yang dirumahkan akan berujung pada
bertambahnya angka kemiskinan.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membahas hal itu dalam Rapat
Koordinasi Pembangunan Pusat secara virtual. Dia mengatakan pemerintah saat ini
fokus dalam mempercepat pemulihan ekonomi disamping melakukan reformasi
sosial.
"Jadi, ini duet yang berbeda satunya melakukan reformasi, lebih khusus untuk
kesehatan nasional, kemudian kita mendorong percepatan pemulihan ekonomi.
Pemulihan ekonomi tentu tidak bisa diabaikan gitu saja," tuturnya dalam RKP Pusat
secara virtual, Selasa (12/5/2020).
Salah satu yang menjadi fokus utama pemerintah dalam pemulihan ekonomi adalah
terkait dengan lapangan kerja. Sebab pandemi yang terjadi saat ini telah
menimbulkan banyak pengangguran. Meskipun datanya berbeda-beda.
"Saat ini orang yang dirumahkan, KADIN catat sekitar 6 juta. Kemnaker 1,7 juta
tenaga kerja yang di-PHK dan Bappenas sendiri menghitungnya 2-3,7 juta. Bersama
dengan itu, akan memunculkan barisan baru kemiskinan baru," tuturnya.
Suharso menjelaskan, kemiskinan baru yang dia maksud adalah diakibatkan oleh
masyarakat yang kehilangan pekerjaannya. Untuk itu, pemerintah fokus dalam
memulihkan sektor investasi terutama di sektor padat karya dan terkait pariwisata
yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.
"Kita tahu persis mereka alami keterpurukan luar biasa, padahal penyerapan ke
tenaga kerja luar biasa besar. Dan yang terakhir industri dan perdagangan.
Khususnya industri manufaktur. Kita pulihkan kembali produktivitas, akselerasi
industri substitusi impor dihidupkan, peningkatan ekspor, promosikan produk dalam
negeri," tuturnya.Suharso pun mengusulkan agar adanya gugus tugas yang
dibentuk secara khusus untuk melakukan promosi dan mendorong produk RI di luar
negeri.
Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan
Page 101 of 211.

