Page 123 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 123
Title OUTLOOK BAPPENAS: PENGANGGURAN BERTAMBAH 4,2 JUTA ORANG PADA 2020
Media Name tirto.id
Pub. Date 13 Mei 2020
https://tirto.id/outlook-bappenas-pengangguran-bertambah-42-juta-orang -pada-2020-
Page/URL
fr8L
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Bappenas meprediksi tingkat kemiskikinan bakal mencapai 9,7-10,2 persen pada
2020. Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) merevisi target
tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun 2020.
Revisi dilakukan karena jumlah orang miskin dan penganggur dipastikkan
bertambah usai pandemi Corona atau COVID-19 menerjang perekonomian
Indonesia.
"Hitungan kami diperkirakan akan ada 2,3-2,8 juta akan terjadi penciptaaan
lapangan kerja di 2021 berhadapan dengan penganggur yang akan bertambah 4,2
juta pada tahun 2020 dibanding 2019," ucap Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
dalam siaran live di akun YouTube Bappenas, Selasa (12/5/2020). Sejalan dengan
penambahan angka pengagguran, tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada tahun
2020 memiliki outlook 7,8-8,5 persen. Dengan demikian target TPT APBN 2020
senilai 4,8-5 persen dipastikan bakal meleset.
Nilai ini naik signifikan dari realisasi tahun 2019 yang berhasil dicapai di kisaran 5,28
persen. Kendati demikian Bappenas masih optimis TPT bisa ditekan lagi hingga
berada di kisaran 7,5-8,2 persen. Suharso menyatakan pada 2020 ini Indonesia juga
bakal mengalami peningkatan jumlah kemiskinan. Perhitungan Bappenas, pada
tahun 2020 tingkat kemiskikinan diprediksi bakal mencapai 9,7-10,2 persen sebagai
outlook tahun 2020.
Nilai ini memangkas capaian pemerintah pada tahun 2019 yang berhasil menekan
tingkat kemiskinan di kisaran 9,22 persen. Adapun jika outlook Bappenas benar,
maka capaian tingkat kemiskinan sampai saat ini bakal terkoreksi hingga
menyerupai posisi pada Maret 2018 ketika pertama kali tingkat kemiskinan
Indonesia menyentuh single digit di angka 9,8 persen.
Adapun pada tahun 2021, Bappenas menargetkan tingkat kemiskinan tetap bisa
ditekan ke kisaran 9,2-9,7 persen. Meski demikian, Suharso mengaku agak khawatir
dengan potensi lonjakan kemiskinan yang bakal memengaruhi kemampuan
pemerintah untuk menekan tingkat kemiskinan pada 2021.
"Saya khawatir sekali 2021 dengan tingkat kemiskinan itu bisa kita tekan. Saya
harap bisa dilakukan dengan segala upaya kita," ucap Suharso.
(tirto.id - Ekonomi ) Reporter: Vincent Fabian Thomas Penulis: Vincent Fabian
Thomas Editor: Gilang Ramadhan
Page 123 of 211.

