Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 132

Title          UMK NAIK RP 150 RIBU, SPSI BANYUMAS MINTA DANA KOMPENSASI
                Media Name     republika.co.id
                Pub. Date      21 November 2019
                               https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/19/11/21/q1bsbp368- umk-naik-rp-
                Page/URL
                               150-ribu-spsi-banyumas-minta-dana-kompensasi
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive











               Upah Minimum Regional masing-masing kabupaten/kota di Kabupaten Banyumas, telah
               dium umk an Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Dalam SK Gubernur yang dikeluarkan Rabu
               (21/11), UMK Banyumas hanya mengalami kenaikan Rp 150 ribu. Dari semula Rp 1.750.000
               naik menjadi Rp 1.900.000.

               Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Banyumas, Haris Subiyakto,
               mengakui angka yang dikeluarkan Gubernur memang sudah disepakati SPSI melalui
               perundingan panjang dengan Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan perwakilan
               Pemkab dari Dinas Tenaga Kerja.

               Awalnya, kata Haris, SPSI meminta angka UMK Banyumas naik menjadi Rp 2,5 juta. Angka
               itu, sesuai dengan perhitungan SPSI terhadap kebutuhan hidup layak KHL di Kabupaten
               Banyumas. ''Namun setelah dilakukan perundingan panjang, kami akhirnya menyetujui
               besaran UMK Banyumas sebesar Rp 1.9 juta,'' katanya.

               Meski demikian, dengan UMK hanya Rp 1.900.000 per bulan, dia meminta agar Pemkab
               bisa memberikan dana kompensasi bagi para buruh . Dana kompensasi, digunakan sebagai
               dana khusus bagi buruh yang mempunyai anak sekolah, khususnya anaknya sekolah di
               jenjang pendidikan menengah.

               ''Dalam perhitungan kami, UMK Rp 1.900.000 hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan
               makan, sandang dan sedikit kebutuhan lain. Kalau harus menanggung biaya lain seperti
               kebutuhan anak sekolah, jelas tidak cukup,'' kata dia.

               Untuk itu, dia berharap anak-anak buruh yang sekolah di tingkat SMA/SMK, bisa mendapat
               kebijakan dari Pemkab berupa pemberian beasiswa. Dengan demikian, beban biaya hidup
               para buruh tidak menjadi terlalu berat.

               Mengenai teknisnya, menurut Haris, bisa dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan. ''Bila
               usulan ini bisa dilaksanakan, maka apa yang dilakukan Pemkab Banyumas tentu menjadi
               bentuk percontohan bagi daerah lain,'' katanya.

               Menyikapi usulan SPSI, Bupati Achmad Husein mengatakan akan melakukan pengkajian.
               ''Kami sudah menerima usulan tersebut. Tapi kami belum bisa memutuskan karena harus
               dikaji dulu,'' katanya.





                                                      Page 131 of 144.
   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137