Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 NOVEMBER 2019
P. 133
Title PEMPROV SETUJU REKOMENDASI UMK JAWA BARAT 2020
Media Name merdeka.com
Pub. Date 21 November 2019
https://www.merdeka.com/peristiwa/pemprov-setuju-rekomendasi-umk-jawa- barat-
Page/URL
2020.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyetujui rekomendasi Upah Minimum
Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2020. Besaran upah secara keseluruhan naik 8,51
persen disesuaikan dengan PP No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ade Afriandi menyatakan, Gubernur
Jabar Ridwan Kamil sudah menyetujui usulan dari kepala daerah di Jawa Barat.
Ini merupakan tindak lanjut dari penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang
berlaku mulai 1 Januari mendatang sebesar Rp 1.810.351,36 melalui SK Gubernur
Nomor 561/Kep.1046-Yanbangsos/2018 Tentang UMP Jabar 2020.
Mengacu kepada rekomendasi dari formulasi melalui surat edaran Menteri Tenaga
Kerja dan Transmigrasi, UMK terbesar di Jabar berlaku di Kabupaten Karawang
yakni Rp 4.594.324,54 atau naik 8,51 persen dari tahun lalu 4.234.010,27.
UMK Terkecil Kota Banjar
Sementara rekomendasi angka terkecil yakni Rp 1.831.885 diberikan untuk Kota
Banjar dari yang sebelumnya hanya 1.688.217,52. Sehingga rata-ratanya, UMK di
kabupaten/kota Jabar berkisar Rp 2.963.497.
"Iya semua tetap mengacu (kenaikan) 8,51 persen sesuai usulan bupati/wali kota.
Gubernur (Jabar) sudah menyetujui, kata dia, Kamis (21/11).
Pihak buruh pun sudah bertemu dengan pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang
diwakili Wakil Gub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. Hanya saja, ia menyadari bahwa
penetapan ini akan mendapat keluhan.
"Kalau nanti ada pemahaman berbeda, kan ada forum lain. Karena tidak semua
kebijakan memuaskan semua pihak," ucapnya.
[noe]
Page 132 of 144.

