Page 22 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 22

Sementara itu Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional Jawa Tengah, Sutarjo
               berpendapat DPR seharusnya menolak draf Omnibus Law dari pemerintah.
               Menurutnya, beberapa pasal jelas merugikan pekerja diantaranya tentang
               pemberian gaji berdasarkan perjam, dihilangkan pesangon dan penerapan system
               kerja outsourcing tanpa batas waktu.

               "Kami akan terus melakukan konsolidasi antar elemen masyarakat. Buruh, tani,
               nelayan, mahasiswa dan elemen lainnya harus bersatu padu untuk melakukan
               gerakan penolakan terhadap Omnibus Law agar buruh Indonesia saat ini bahkan
               sampai anak cucu terselamatkan dari penindasan dan perbudakan," imbuhnya.

               Hal yang sama juga dikatakan kordinator lapangan Gerakan Buruh Berjuang
               (Gerbang) Jawa Tengah Ahmad Zainudin dengan siap mengelar demo ke Jakarta
               untuk menolak pengesahan Omnibus Law.

               Dijelaskan, secara prinsip mendukung upaya pemerintah meningkatkan investasi di
               Indonesia, namun jangan sampai mengorbankan buruh.

               "Kami komitmen untuk meningkatkan investasi, namun jangan sampai merugikan
               pekerja," tegasnya..



















































                                                       Page 21 of 71.
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27