Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 52
Menurut Dirjen Bambang Satrio, kerjasama ini perlu dan penting untuk dilakukan,
dimana Indonesia memasuki fase bonus demografi yang mulai pada tahun 2020,
menjadi salah satu indikator menuju Indonesia maju. Jumlah penduduk usia
produktif lebih banyak dibandingkan dengan penduduk yang tidak produktif dan
diperkirakan Indonesia akan mencapai puncak dari bonus demografi ini pada tahun
2030-2040. Pada periode tersebut diprediksi jumlah penduduk usia produktif
mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang diproyeksikan
sebesar 294 juta jiwa.
"Agar dapat memperoleh manfaat maksimal dari bonus demografi ini, ketersediaan
sumber daya manusia usia produktif yang melimpah harus diimbangi dengan
peningkatan kualitas baik dari sisi pendidikan maupun keterampilan, termasuk
kaitannya dalam menghadapi keterbukaan pasar kerja," kata Bambang.
Di tengah masifnya perubahan di sektor ketenagakerjaan di dunia saat ini,
pemikiran serta terobosan yang inovatif diperlukan dalam pembangunan
ketenagakerjaan. Capaian atau keberhasilan pembangunan nasional bidang
ketenagakerjaan akan terwujud apabila terbangun sinergitas antara pemerintah
pusat dan daerah dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing pekerja
Bambang Satrio menjelaskan sumber daya alam yang Indonesia miliki tidak akan
cukup membuat negara kita menjadi negara maju. Lambat laun sumber daya alam
akan habis, berbeda dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu mulai
tahun 2020 ini,
Pemerintah telah fokus dalam Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Manusia
(SDM).
Prioritas 5 tahun kedepan dengan cara membangun SDM melalui pelatihan vokasi,
membangun infrastruktur di kawasan industri dan produksi, membangun sinergitas
antara pemerintah pusat dan daerah, menyederhanakan regulasi dengan skema
Omnibus Law, Transformasi ekonomi yang diharapkan yaitu tidak hanya melalui
pembangunan Sumber Daya Alam akan tetapi juga pada SDM dengan tujuan agar
tingkat pertumbuhan ekonomi tumbuh diatas 5%.
Rakor yang mengambil tema Merajut Kebersamaan dalam Meningkatkan
Produktivitas, bertujuan memberikan penjelasan arah kebijakan pengembangan dan
peningkatan produktivitas, evaluasi pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi 2019 dan
penjelasan program dan kegiatan Direktorat Bina Produktivitas termasuk
pelaksanaan Kegitan Dekonsentrasi 2020.
Rakor yang berlangsung dari tanggal 26-27 Februari ini dihadiri 80 peserta,
diantaranya Kepala Bidang Lattas atau penanggung jawab pelaksanaan Kegiatan
dana Dekonsentrasi, perwakilan BBPP Bekasi dan BPP Kendari, perwakilan UPTD
Produktivitas/BPPD dan peserta pusat.
Page 51 of 71.

