Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 MARET 2020
P. 54
Saat ini pun, kata Andi Gani, pihaknya tengah mempertahankan hak-hak buruh
dalam Omnibus Law Cipta Kerja melalui lobi ke sejumlah partai politik di DPR,
antara lain Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golkar. Selanjutnya, lobi akan
kepada PDIP, Nasdem, dan lainnya.
"Namun, jika terjadi deadlock di parlemen, dapat dipastikan MPBI akan kembali
turun ke jalan. Kita akan melakukan demo terbesar se-Indonesia jika dialog atau
diskusi untuk memberikan masukan dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja tidak
didengarkan," jelasnya.
Andi Gani menegaskan, gerakan buruh bukan gerakan politik dan bukan juga
gerakan yang akan menggoyang pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya pastikan ini bukan gerakan politik. Dari tiga konfederasi, ada dua konfederasi
yang merupakan loyalis Presiden Jokowi, menjadi pendukung sejak Pilgub 2012.
Jadi, sangat tidak mungkin menggangu pemerintahan Presiden Jokowi," ujarnya.
Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan, MPBI aktif kembali karena kesepakatan ini
juga telah disetujui lebih dari 50 federasi serikat pekerja lainnya. Iqbal
mengungkapkan, jika digabung semua, maka MPBI mempunyai anggota lebih dari
10 juta orang di seluruh Indonesia.
Iqbal menyebutkan majelis buruh ini akan menjadi alat perjuangan untuk mengawal
dan menolak keras setiap kebijakan yang akan mendegradasi hak-hak pekerja buruh
Indonesia yang ada di Omnibus Law Cipta Kerja.
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengatakan, KSBSI adalah relawan Presiden
Jokowi tapi bukan berarti kebijakan yang tidak proburuh dapat dikompromikan.
Page 53 of 71.

