Page 204 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 204

Title          MENAKER INGATKAN PENGUSAHA UNTUK BAYARKAN THR TEPAT WAKTU
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      11 Mei 2020
                              https://www.antaranews.com/berita/1485124/menaker-ingatkan-pengusaha-u ntuk-
               Page/URL
                              bayarkan-thr-tepat-waktu
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

































               Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengingatkan para
               pengusaha untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) keagamaan tepat waktu,
               yaitu paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.

               "THR Keagamaan merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan oleh
               pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat tujuh hari sebelum hari raya
               keagamaan," kata Menaker Ida Fauziyah dalam siaran pers kementerian yang
               diterima di Jakarta, Senin.

               Dalam konferensi video dengan kepala Dinas Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia
               pada Senin (11/5), Menaker mengingatkan bahwa aturan THR keagamaan sudah
               diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 tentang
               Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

               Permenaker itu merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78 Tahun
               2015 tentang Pengupahan yang salah satunya mengatur tentang denda jika
               perusahaan terlambat membayarkan THR dan sanksi administratif bagi yang tidak
               membayar.

               Perusahaan yang terlambat membayar dapat dikenai denda lima persen yang akan
               dikelola untuk kesejahteraan buruh dan pekerja.

               Namun, menimbang dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian saat ini,



                                                      Page 203 of 243.
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209