Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 182
Lebih lanjut, Hidayat yang akrab disapa HNW mengingatkan, tugas pemerintah
Indonesia, dalam hal ini Kemlu, memiliki tanggung jawab untuk melindungi seluruh
WNI yang berada di luar negeri.
Menurutnya, kasus perbudakan seperti yang diberitakan media Korsel, tersebut
jelas-jelas telah mencoreng wajah seluruh bangsa Indonesia.
HNW sangat menyayangkan peristiwa ini karena kontras dengan perlakuan
pemerintah Republik Indonesia terhadap pekerja asal China yang datang ke
Indonesia.
"Di era pandemi Covid-19 ini saja, tenaga kerja asing asal China masih banyak
mendapat 'karpet merah' dari pemerintah Indonesia untuk bekerja di Indonesia.
Menkumham bahkan membuat peraturan menteri yang mengecualikan TKA untuk
tetap bisa datang bekerja di Indonesia dengan alasan proyek strategis, dan yang
datang ternyata TKA China," ujarnya.
Sebelumnya, sebuah media Korea Selatan memberitakan adanya perbudakan dan
pelanggaran HAM terhadap WNI yang bekerja di kapal berbendara China. Para
pekerja Indonesia itu diperlakukan diskriminatif, tidak manusiawi, dan bahkan ada
yang meninggal dunia dan jasadnya "dibuang" ke laut.
Dalam kasus ini, ada dugaan telah terjadi diskriminasi dan tidak menghormati hak
buruh. Dikabarkan, pekerja asal Indonesia harus bekerja, melebihi jam kerja yang
seharusnya yaitu selama lebih dari 11 jam per hari, dengan upah sangat rendah dan
diberi minum air laut, tidak seperti pekerja dari China.
Page 181 of 276.

