Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 95
Title PENYANDANG DISABILITAS MENGAKSES DUNIA KERJA MASIHKAH MENJADI MINORITAS?
Media Name suara.com
Pub. Date 21 Januari 2020
https://www.suara.com/yoursay/2020/01/21/124304/penyandang-disabilitas -
Page/URL
mengakses-dunia-kerja-masihkah-menjadi-minoritas
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Dalam dunia kerja di era globalisasi saat ini memang banyak menuntut sumber daya
manusia yang berkualitas. Pencari kerja yang memenuhi standar kesehatan fisik
masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan, terutama kesempatan
bagi penyandang disabilitas yang masih mengalami hal serius dalam mengakses
kesempatan kerja. Terdapat tantangan-tantangan yang harus dihadapi disabilitas
dalam pemenuhan hak mendapatkan pekerjaan yang layak bagi mereka.
Sesuai dengan Pasal UU Nomor 8 Tahun 2016, khususnya Pasal 53 ayat (1) yang di
mana, Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan
Badan Usaha Milik Daerah Wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen
penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. Begitupun perusahaan
swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas.
Selain ketentuan dari pemerintah, beberapa perusahaan lainnya memang sudah
mulai memberikan peluang kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Namun
tidak sedikit juga yang masih mengalami diskriminasi.
"Saya akui memang sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang memiliki status
difabel. Berkali-kali melamar ya begitu, selalu ditolak. Pernah diterima tapi baru tes
nya saja, saat lanjut tahap wawancara, ternyata sudah ditolak lebih dulu," ujar salah
seorang lulusan sarjana.
Berdasarkan dengan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan per Oktober
2018, tercatat sebanyak 2.851 orang pekerja penyandang disabilitas, atau hanya
sebesar 1,2 persen dari total pekerja yang terdaftar di Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker). Data ini membuktikan bahwa yang terjadi di lapangan
belum terimplementasikan secara sempurna sesuai dengan undang-undang yang
ada,sehingga penyandang disabilitas masih menjadi kelompok minoritas.
Setiap regulasi daerah dan nasional pada umumnya telah memberikan ruang-ruang
pemenuhan hak disabilitas dalam hal kesempatan kerja. Akan tetapi, tantangan
yang muncul dalam praktek pelaksanaan kesempatan kerja bagi disabilitas masih
harus mereka hadapi.
Ada beberapa faktor yang menjadi tantangan pelaksanaan perbedaan ini yaitu
Page 94 of 152.

