Page 134 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 AGUSTUS 2019
P. 134

Beruntung lima bupati dan satu wali kota di wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan

               Madiun sangat mendukung jaminan sosial, apalagi setelah ada edaran dari Gubernur
               Khofifah," kata Edy.



               Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Madiun Suyoto mengatakan Pemerintah Kota
               (Pemkot) Madiun sangat mendukung adanya jaminan sosial bagi pekerja bukan

               upah, UMKM, ataupun informal. Bahkan, Pemkot Madiun memiliki program akan

               melindungi para tenaga kerja sektor informal atau bukan penerima (BPU) di
               wilayahnya dengan mengikutsertakan program jaminan sosial ketenagakerjaan guna

               mengurangi terjadinya risiko kerja.



               "Jadi nanti pada tahun 2020, Pemkot Madiun akan memberikan bantuan iuran
               kepada tenaga kerja informal untuk diikutkan dalam jaminan sosial

               ketenagakerjaan. Meliputi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dari BPJS

               Katenagakerjaan," kata Suyoto.


               Guna mewujudkan program tersebut, pihak Disnaker juga telah melakukan

               sosialisasi program jaminan keselamatan kerja bagi tenaga kerja informal ke seluruh

               lurah dan camat di Kota Madiun.


               Setelah itu, para lurah akan melakukan pendataan tentang jumlah tenaga kerja

               informal yang ada di masing-masing kelurahan.


               Dari data yang terkumpul nantinya akan dijadikan daftar awal untuk dilakukan

               verifikasi dan validasi oleh tim yang bertugas.


               Setelah proses verifikasi dan validasi selesai, nantinya akan diperoleh jumlah pekerja

               informal di Kota Madiun yang akan diikutkan dalam program jaminan sosial

               ketenagakerjaan mulai tahun 2020 mendatang.









                                                      Page 133 of 137.
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138