Page 211 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 211
Judul Soal Kenaikan UMP, Pesan Kadin ke Serikat Pekerja: Jangan Menuntut
Berlebihan
Nama Media suara.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://surakarta.suara.com/read/2021/10/28/140442/soal-kenaikan-
ump-pesan-kadin-ke-serikat-pekerja-jangan-menuntut-berlebihan
Jurnalis Budi Arista Romadhoni
Tanggal 2021-10-28 14:04:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan
Otonomi Daerah) Serikat pekerja atau buruh jangan sampai menuntut berlebihan di luar
kemampuan dunia usaha. Dalam kondisi seperti ini saling pengertian sangat dibutuhkan, jangan
sampai pelaku usaha tertekan akibat permintaan kenaikan UMP yang berlebihan
neutral - Sarman Simanjorang (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan
Otonomi Daerah) Adanya isu yang menyatakan UMP akan ada kenaikan dari tahun lalu sejauh
rumusnya dan dasarnya jelas sesuai PP Nomor 36 tahun 2021, pengusaha akan dapat
menyesuaikan sesuai kemampuan
negative - Aulia Hakim (Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng) Kalau
mengacu pada aturan baku itu, kenaikan UMP akan ditentukan berdasarkan pertumbuhan
ekonomi dan inflasi. Kalau seperti itu, jelas kita tidak akan mengalami kenaikan yang signifikan.
Apalagi, pertumbuhan ekonomi kan mengalami kontraksi. Kalau pun naik, prediksi kami sekitar
1-2 persen. Itu enggak sesuai bagi buruh memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
positive - Aulia Hakim (Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng) Itu harapan
kami [UMP naik 10 persen]. Kenaikan 10 persen sesuai dengan survei KHL yang telah kita
lakukan, sesuai dengan kebutuhan para buruh, terutama selama masa pandemi ini. Pada masa
pandemi ini kan kebutuhan buruh juga mengalami kenaikan, harus beli masker, handsanitizer,
dan juga vitamin. Makanya, kami berharap pemerintah memenuhi tuntutan kami
Ringkasan
Upah buruh di Jawa Tengah bisa dikatakan jauh dari kata-kata sejahtera. Bahkan UMP di Jateng
masuk deretan terendah se-Indonesia. Tentu saja momen akhir tahun dimanfaatkan para buruh
untuk meminta pemerintah menaikan standar upah mereka. Menyadur dari Solopos.com, Kamar
Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia angkat bicara terkait rencana penetapan Upah Minimum
210

