Page 56 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 56

"Memang dari Bappeda DIY ada kenaikan ekonomi sektor jasa. Tapi itu years on years. Kalau
              triwulan kedua yang 11 persen itu, years on years triwulan kedua 2021 dibandingkan years to
              years triwulan kedua 2020 dan pada saat triwulan kedua ekonomi terouruk," terang dia.

              Pada intinya, lanjut Aria pada triwulan kedua years to years kemarin berdasarkan data Bappeda
              DIY sebesar 11 persen.

              Hal itu belum menjadi kesimpulan, sebab saat ini semua pihak masih menunggu data terbaru
              dari BPS pusat yang direncanakan akan dikeluarkan pada 5 November 2021.

              Dan setelah itu, akan berlanjut pada pembahasan penentuan UMP dan UMK Kabupaten/Kota
              2022.

              "Intinya kenaikan years to years 11 persen. Tetapi kalau perhitungan BPS nantinya baru setelah
              5 november kami tunggu saatnya saja," tegasnya.
              Aria  belum  memprediksikan  apakah  DIY  akan  kembali  mengalami  kenaikan  UMP,  pihaknya
              berharap ada kabar baik untuk semua kalangan.

              "Prinsipnya kami baru bisa melakukan perhitungan bila sudah mendapat data dari BPS. Angkanya
              keluar  tanggal  5.  Setelah  tanggal  5,  ya,  yang  jelas  kami  dibatasi  akhir  November  untuk
              penerapan UMP 2022, dan menurut PP 36 UMK itu akhir November," ungkapnya.

              (tro/hda).















































                                                           55
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61