Page 88 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 OKTOBER 2021
P. 88
JADI UJUNG TOMBAK KETENAGAKERJAAN, KEMNAKER: KINERJA PENGANTAR
KERJA HARUS MAKSIMAL
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Pejabat Fungsional Pengantar
Kerja merupakan ujung tombak pelayanan penempatan tenaga kerja dalam mempertemukan
pencari dan pemberi kerja. Untuk itu, Pengantar Kerja diminta memaksimalkan kinerjanya.
"Saya minta ke depannya itu, kinerja teman-teman Pengantar Kerja ini lebih maksimal. Apalagi
ini ada Ikaperjasi (Ikatan Pengantar Kerja Seluruh Indonesia) yang bisa memberikan masukan-
masukan yang khususnya berkaitan dengan Pengantar Kerja," ucap Dirjen Pembinaan
Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker
Suhartono.
Dirjen Suhartono menyampaikan hal tersebut saat menutup Forum Koordinasi Pejabat
Fungsional Pengantar Kerja Seluruh Indonesia Tahun 2021 di Yogyakarta, Kamis (28/10/2021).
Dirjen Binaperta dan PKK pun secara langsung meminta Ikaperjasi agar menjadi mitra Kemnaker
untuk memperkuat peran dan fungsi Pengantar Kerja dalam meningkatkan kompetensi dan
profesionalismenya. "Saya mempunyai harapan yang besar terhadap organisasi profesi
Ikaperjasi untuk peningkatan profesionalisme dan kompetensi Pengantar Kerja dalam
memberikan layanan antar kerja," ujarnya.
Menurutnya, Pengantar Kerja yang berada di daerah lebih mengetahui daripada yang di pusat
terkait persoalan ketenagakerjaan. Mereka sehari-hari berhadapan dengan para pencari kerja
dan informasi lowongan ketenagakerjaan.
"Orang begitu keluar dari dunia pendidikan, sudah harus berhadapan dengan Pengantar Kerja.
Orang yang bekerja, kemudian terkena PHK, akan berhadapan dengan Pengantar Kerja,"
katanya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa hingga kini jumlah Pengantar Kerja masih sedikit. Bahkan
terdapat suatu kabupaten tidak ada Pengantar Kerja sama sekali. Padahal, katanya, di kabupaten
tersebut banyak terdapat lembaga pendidikan dan industri.
"Makanya saya selalu sampaikan kepada teman-teman bahwa ahlinya itu ada di daerah, bukan
di pusat karena Pengantar Kerja di daerah yang tahu persis setiap hari, setiap saat yang selalu
berhadapan denan pencari kerja, selalu berhadapan dengan lowongan pekerjaan," tuturnya. CM
(ars).
87

