Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 147

Title          PKS: OMNIBUS LAW JANGAN MANJAKAN INVESTOR TAPI RUGIKAN BURUH
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      13 Februari 2020
                              https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/20/02/13/q5mstz409 -pks-omnibus-
               Page/URL
                              law-jangan-manjakan-investor-tapi-rugikan-buruh
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               BOGOR -- Era industri 4.0 menunjukkan perubahan teknologi membuat pasar kerja
               bertransformasi. Menurut, Meteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, ratusan
               pekerja akan hilang namun juga akan muncul ratusan jenis pekerjaan baru. Industri
               lama berganti industri baru sehingga diperlukan pemetaan kembali lapangan pekerja
               di masa depan.

               "Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sendiri memiliki acuan strategi
               penciptaan tenaga kerja yang berdaya saing dengan menggenjot kualitas, kuantitas
               dan persebaran, sehingga akan ada banyak program kerja yang dirancang untuk
               memperbesar peluang angkatan kerja kita untuk memenangi persaingan global,"
               ujar Meteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah saat membuka acara
               'Kemnaker Goes to Campus' di Unusia Parung, Bogor, Kamis (13/2).

               Pendidikan dan keterampilan, lanjut Ida, adalah kunci menghadapi era revolusi
               industri 4.0. Saat ini, Indonesia berhadapan dengan era dimana manusia tidak lagi
               menjadi satu-satunya penggerak utama. Sebab, perkembangan teknologi dan
               informasi telah berpengaruh terhadap perkembangan ketenagakerjaan.

               "Kita ini sedang bersaing dengan mesin karena perubahan teknologi yang bergerak
               begitu cepat. Di dunia teknologi informasi, bisnis-bisnis baru bermunculan
               mengalahkan pemain lama yang mungkin tak sengaja lambat berinovasi," tuturnya.

               Ida mengungkapkan bahwa yang perlu diperhatikan dari persaingan ini kemenangan
               tidak mutlak berada di tangan pemilik modal. "Jadi, jangan khawatir kita yang
               memiliki modal cekak ini tidak perlu khawatir. Salah satu contohnya, Uber
               perusahaan transportasi terbesar di dunia tidak bermodalkan kendaraan kalau di
               Indonesia gojek. Facebook, misalnya sebagai perusahaan platform terbesar saat ini
               tidak memiliki konten sendiri," jelasnya.

               Ia menilai bahwa yang paling cerdas berinovasilah yang unggul di masyarakat, yang
               paling responsif terhadap perubahanlah yang bertahan. "Karakter industri pun
               berubah tidak lagi berbasis pada sumber daya alam (SDA) melainkan berbasis
               pengetahuan, inovasi, SDM. Jadi, beranilah bersaing," bebernya.




                                                      Page 146 of 177.
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152