Page 53 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 53
Title 66 PEKERJA MIGRAN INDONESIA DIDEPORTASI DARI MALAYSIA, SEORANG MASIH ANAK-
ANAK
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 13 Februari 2020
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2020/02/13/66-pekerja-migran-indonesia-di deportasi-dari-
malaysia-seorang-masih-anak-anak
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TRIBUNJABAR.ID, PONTIANAK- Sebanyak 66 pekerja migran Indonesia (PMI)
dideportasi pemerintah Malaysia . Para pekerja migran Indonesia itu dideportasi
melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan
Barat, Rabu (12/2/2020) malam.
Mereka semuanya ditahan di rumah tahanan polisi diraja Malaysia . Satu di antara
mereka masih anak-anak . Dari 66 pekerja migran Indonesia , 43 di antaranya laki-
laki dan 23 perempuan.
"Dari 66 orang PMI itu, satu di antaranya adalah anak-anak ," kata Kepala Seksi
Perlindungan dan Pemberdayaan di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan
Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak, Andi Kusuma Irfandi, Rabu malam.
Menurutnya, pekerja migran yang dipulangkan lantaran melanggar aturan di
Malaysia, baik secara administrasi maupun tindak kriminal. Tidak memiliki paspor
ada sebanyak 33 orang, tidak memiliki visa bekerja atau permit yang kedaluwarsa
sebanyak 31 orang, dan kasus perkelahian 1 orang.
Sebelum dipulangkan, mereka semuanya ditahan di rumah tahanan polisi diraja
Malaysia . Dari jumlah itu, 27 pekerja merupakan warga Kalbar. Sisanya warga dari
luar Kalbar.
"Dari 66 itu, dua orang lainnya telah lebih dulu dipulangkan kepada pihak keluarga
karena merupakan warga Entikong dan sekitarnya," ungkap dia.
Saat ini BP3TKI Pontianak bersama Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kalimantan
Barat masih mendata para pekerja sebelum dipulangkan ke keluarga masing-
masing.
"Setelah semua sudah lengkap, langsung kita pulangkan ke daerah asalnya," kata
Andi. (Kontributor Pontianak, Hendra Cipta) Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Page 52 of 177.

