Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 91
Title TIGA SERIKAT BURUH DICATUT TIM PENGKAJIAN OMNIBUS LAW
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 13 Februari 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200213131624-32-474273/tiga-se rikat-
Page/URL
buruh-dicatut-tim-pengkajian-omnibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Tiga serikat buruh menyatakan nama organisasinya dicatut dalam tim
pengkajian rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.
Pengakuan itu bermula dari pernyataan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja
Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam mediasi dengan Komisi IX
DPR RI, Rabu (12/2).
Setelah pengakuan itu, dua serikat buruh lainnya mengungkap hal yang sama.
Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining
Elitos mengatakan namanya dicatut dalam Surat Keputusan Menko Perekonomian
Nomor 121 Tahun 2020.
"Meski dalam SK tersebut terdapat penyebutan Ketua Umum Konfederasi Kongres
Aliansi Buruh Indonesia, kami pastikan bahwa penyebutan tersebut adalah
pencatutan ataupun klaim secara sepihak terhadap organisasi Konfederasi KASBI
seolah-olah terlibat dalam prosesnya," kata Nining kepada CNNIndonesia.com lewat
keterangan tertulis, Kamis (13/2).
Nining mengatakan beberapa kali diundang oleh Kementerian Koordinator
Perekonomian untuk membahas RUU tersebut. Namun KASBI selalu menolak karena
menilai tidak ada itikad baik dari pemerintah sejak awal.
Dia juga menegaskan KASBI menolak pencatutan nama dalam tim tersebut. KASBI
pun menolak terlibat karena menurut mereka tim itu tidak demokratis dan
dipaksakan.
"Hari ini ada kegiatan yang dilakukan pihak pemerintah di Hotel Puri Denpasar. Kami
akan menyampaikan sikap tegas kami, setelah itu kami walk out ," ucapnya.
Demo b uruh menolak omnibus law cipta lapangan kerja di depan Gedung DPR RI,
Jakarta.
(Rifkianto Nugroho) Serikat buruh lainnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
(KSPI) juga mengatakan mereka tiba-tiba dimasukkan ke tim tersebut. Ketua
Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S. Cahyono mengatakan pihaknya
baru mendapat informasi pada Selasa (11/2).
KSPI menolak terlibat dalam tim tersebut. Selain karena pencatutan itu, KSPI juga
Page 90 of 177.

