Page 100 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 100

Title          WNI ASISTEN RUMAH TANGGA DIVONIS LIMA TAHUN PENJARA, INI BURUH MIGRAN
                              KETIGA YANG TERJERAT KASUS TERORISME
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      07 Maret 2020
               Page/URL       https://hukum.rmol.id/read/2020/03/07/424357/wni-asisten-rumah-tangga- divonis-
                              lima-tahun-penjara-ini-buruh-migran-ketiga-yang-terjerat-kasus -terorisme
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative













               WNI asisten rumah tangga di Singapura mengunggah video pengeboman dan
               pembunuhan dalam akun media sosialnya. Dia juga terlibat dalam aksi pendanaan
               kegiatan terorisme. Atas perbuatannya itu ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara
               oleh pengadilan Singapura.

                WNI bernama Anindia Afiyantari, 32 tahun, terbukti sebagai pendukung Jemaah
               Anshaut Daulah (JAD). Ia terbukti mendanai kegiatan terorisme sebesar 130 dolar
               Singapura.

                Anindia pertama kali mengetahui tentang JAD pada 2009 atau 2010, saat
               menonton sebuah berita tentang seorang ulama radikal yang ditangkap karena
               keterlibatannya dalam sebuah kamp pelatihan militer di Aceh. Sejak itu ia tertarik
               mengikuti berita tentang JAD yang memang faseh dalam menarik pengikutnya.


                 Anindia pun bertemu dengan teman-teman di Singapura dengan ideologi yang
               sama.


                Aninda bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan pendapatan 600 dolar
               Singapura per bulan.


                Anindka kemudian masuk ke grup Telegram dan mulai menjelajahi konten tentang
               Negara Islam serta kekerasan dan pembunuhannya.

                Dia mulai mengunggah informasi yang dia kumpulkan ke akun Facebooknya,
               bermaksud untuk menyebarkan ideologi Negara Islam. Dia membuat banyak akun
               baru setiap kali diblokir oleh Facebook.

                Interaksinya di dunia maya menumbuhkan simpatinya pada radikal. Dia
               menyepakati penggunaan kekerasan JAD pada pemerintah Indonesia untuk
               menetapkan hukum Islam di negara itu.

                Dia juga mendukung pemboman bunuh diri karena mereka dapat membunuh lebih
               banyak "musuh Islam".






                                                       Page 99 of 192.
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105