Page 99 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 99
Al Bara berharap dengan adanya Omnibus Law RUU Cipta Kerja masalah tumpang
tindih regulasi bisa diselesaikan. Sehingga tujuan besar dari RUU tersebut bisa
terimplementasikan.
Sementara itu, pengamat ekonomi lainnya yakni Gunawan Benjamin menilai
buruknya iklim investasi di Indonesia mempengaruhi stagnannya pertumbuhan
ekonomi. Menurutnya, investasi menjadi komponen penting yang berkontribusi
terhadap laju pertumbuhan ekonomi suatu negara.
"Harus diakui negara-negara maju memang mempermudah investasi. Kalau kita
mau negara kita ini maju ya harus terbuka terhadap investasi, tidak membuat rumit
perizinan," kata dosen Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara ini.
Gunawan menyebut RUU Cipta Kerja merupakan cara Pemerintah mengatasi
buruknya penataan regulasi perinzinan usaha.
Gunawan meyakini jika masalaj regulasi perizinan ini bisa teratasi dengan Omnibus
Law maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai di atas 5%.
"Saya yakin jika RUU ini tembus dan bisa terimplementasikan dengan baik maka
seminimal-minimalnya pertumbuhan ekonomi kita di atas 5%," kata Gunawan.
Pemerintah bersama DPR RI saat ini tengah menggodok Omnibus Law RUU Cipta
Kerja. RUU ini akan menyederhanakan 74 undang-undang. Pemerintah menargetkan
proses perundang-undangan RUU Cipta Kerja bisa selesai dalam 100 hari masa
kerja. (Antara/OL-09).
Page 98 of 192.

