Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 166

Title          NASDEM SIAPKAN DIM RUU CIPTA KERJA
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      06 Maret 2020
               Page/URL       https://mediaindonesia.com/read/detail/294681-nasdem-siapkan-dim-ruu-c ipta-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               FRAKSI NasDem saat ini sedang menyusun daftar inventarisasi masalah (DIM) dari
               Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja. Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg)
               DPR dari Fraksi NasDem, Willy Aditya, menuturkan RUU Cipta Kerja nantinya harus
               mampu membuka lapangan kerja sebanyak mungkin untuk menyerap para
               angkatan kerja yang berasal dari bonus demografi.


                "Mengingat jumlah pengangguran di Indonesia saat ini masih cukup besar," ujar
               Willy di Jakarta, kemarin.


                Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di 2019
               mencapai 136,18 juta orang. Angka itu naik 2,24 juta orang jika dibandingkan
               dengan di 2018. Dari angka itu, tingkat pengangguran terbuka berada di angka
               5,28%. Artinya, dari 100 orang angkatan kerja, ada 5 yang masih menganggur.


                "Ini tidak bisa kita abaikan begitu saja. Apalagi Indonesia tengah mengalami bonus
               demografi," paparnya.


                Willy menegaskan NasDem juga menaruh perhatian pada terjaminnya hak-hak
               pekerja. Seharusnya, kata Willy, tidak ada yang perlu dipertentangkan antara RUU
               Cipta Kerja dan hak pekerja. "Itulah yang saat ini masih dinventarisasi tim dari
               Fraksi Partai NasDem agar bisa ditemukan formula yang on the track sesuai tujuan,
               yakni investasi dan lapangan kerja, tapi tetap menjunjung prinsip keadilan dan
               perlindungan," paparnya.

                Di tempat berbeda, Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) melalui
               Lokakarya RUU Cipta Kerja serta RUU Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan di Jakarta,
               kemarin, memberikan sejumlah catatan bagi Presiden Joko Widodo soal omnibus
               law. Jubir Apeksi sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengurus Apeksi yang juga Wali Kota
               Bogor, Bima Arya Sugiarto, khawatir dengan pengurangan kewenangan pemerintah
               daerah.

                "Jadi seolah-olah ada arus resentra-lisasi. Kembali ke pusat," kata Bima.


                Kedua, lanjutnya, ada kekhawatiran dari kepala daerah atas hilangnya kendali
               daerah dalam melakukan pengawasan pembangunan berwawasan lingkungan.
               "Catatan kita yang ketiga ialah bahwa pembahasan seolah terlalu cepat dan sifatnya
               tidak partisipatif," ujarnya.







                                                      Page 165 of 192.
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171