Page 41 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 41

Title          MIGRANT CARE: PEMERINTAHAN JOKOWI TIDAK SERIUS LINDUNGI PMI
               Media Name     beritasatu.com
               Pub. Date      08 Maret 2020
                              https://www.beritasatu.com/ekonomi/606661/migrant-care-pemerintahan-jo kowi-tidak-
               Page/URL
                              serius-lindungi-pmi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative






               Migrant Care mendesak pemerintah Indonesia untuk secara serius mengakhiri
               ketimpangan yang berdampak pada kerentanan pekerja migran perempuan
               Indonesia dengan segera menerbitkan aturan turunan UU Nomor 18/2017 tentang
               Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) yang signifikan dan tata kelola baru
               yang memberikan perlindungan bagi PMI.

               Selain itu, batalkan seluruh kebijakan yang menyuburkan proses ketimpangan dan
               penindasan perempuan serta menarik semua usulan legislasi yang bertentangan
               dengan pemenuhan hak-hak pekerja, hak perempuan dan hak asasi manusia.

               Seruan itu disampaikan Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, kepada
               Beritasatu.com Minggu (8/3/2020). Ia menyampaikan itu Hari Perempuan Sedunia 8
               Maret 2020 dengan tema "I'm Generation Equality: Realizing Women's Rights".

               Wahyu mengatakan, kerentanan-kerentanan yang dihadapi oleh pekerja migran
               Indonesia yang mayoritas perempuan akan terus terjadi jika pemerintah Indonesia
               terus tidak untuk mengintegrasikan upaya penurunan ketimpangan dengan tata
               kelola perlindungan pekerja migran. "Pemerintahan Joko Widodo seperti tidak serius
               melindungi PMI," kata dia.

               Menurut Wahyu, ketidakseriusan pemerintah Indonesia ini ditunjukkan dengan
               kelambanan mengimplementasikan amanat UU Nomor 18 Tahun 2017. "Hingga saat
               ini belum ada aturan turunan yang signifikan diterbitkan untuk memperbarui tata
               kelola penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia yang inklusif,
               transformatif, adil gender dan melibatkan peran serta aktif pemerintah lokal hingga
               desa," kata dia.

               Di sepanjang tahun 2019, Migrant Care mengidentifikasi ragam kerentanan pekerja
               migran Indonesia (PMI). Wajah mayoritas pekerja migran Indonesia adalah
               perempuan (68%). Kasus-kasus yang terjadi mayoritas dialami pekerja migran
               perempuan (80%). Kasus terbesar adalah terperangkap dalam praktik perdagangan
               orang (21%) disusul permasalahan kontrak kerja (18%) dan penipuan (17%).

               Kasus-kasus lain yang signifikan adalah terjebak dalam skema migrasi non-
               prosedural (13%), mengalami kekerasan fisik (12%) dan kekerasan seksual (9%).
               Migrant Care juga mencatat adanya kerentanan baru yang dihadapi pekerja migran
               perempuan, yaitu terjebak dalam aksi ekstremisme kekerasan (3%) dan terdampak
               situasi konflik di negara bekerja (1%). Angka-angka tersebut hanya merupakan



                                                       Page 40 of 192.
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46