Page 412 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 NOVEMBER 2021
P. 412
Judul Buruh FSP LEM SPSI Tuntut Pemerintah Naikan Upah Minimum 15%.
Nama Media rri.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://rri.co.id/jakarta/metropolitan/1253578/buruh-fsp-lem-spsi-
tuntut-pemerintah-naikan-upah-minimum-15
Jurnalis Irvan Idris Saleh
Tanggal 2021-11-10 09:24:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Buruh yang tergabung dalam FSP LEM SPSI, Rabu 10 november 2021 bertepatan dengan hari
pahlawan akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Presiden. Sebelumnya massa FSP LEM SPSI
melakukan aksi di Mahkamah Konstitusi dan di daerah menjelang sidang putusan judicial review
UU Cipta Kerja No 11 tahun 2021. Buruh Meminta Mahkamah Konstitusi Kabulkan Judicial Review
UU Cipta Kerja tersebut.
BURUH FSP LEM SPSI TUNTUT PEMERINTAH NAIKAN UPAH MINIMUM 15%.
Buruh yang tergabung dalam FSP LEM SPSI, Rabu 10 november 2021 bertepatan dengan hari
pahlawan akan melakukan aksi unjuk rasa di Istana Presiden. Sebelumnya massa FSP LEM SPSI
melakukan aksi di Mahkamah Konstitusi dan di daerah menjelang sidang putusan judicial review
UU Cipta Kerja No 11 tahun 2021. Buruh Meminta Mahkamah Konstitusi Kabulkan Judicial Review
UU Cipta Kerja tersebut.
Ketua Umum FSP LEM SPSI Arif Minardi dalam keterangan tertulis menjelaskan, unjuk rasa
massa buruh FSP LEM SPSI hari ini di fokuskan di Istana Presiden dengan tuntutan agar
pemerintah tidak menetapkan upah minimum provinsi yang akan ditetapkan pada 21 november
2021 dan upah minimum kabupaten/kota yang akan ditetapkan pada 30 november 2021
berdasarkan PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagai turunan UU Cipta Kerja, karena
UU Cipta Kerja tersebut masih digugat di Mahkamah Konstitusi baik formil maupun materiil
sampai sekarang belum selesai, artinya UU Cipta Kerja beserta turunannya belum berkekuatan
hukum tetap.
Sementara itu, Koordinator Aksi Nasional FSP LEM SPSI Muhamad Sidarta mengatkan aksi unjuk
rasa hari ini 10 november 2021 dilaksanakan di kota Bekasi, Depok, Purwakarta, Kabupaten
Cirebon dan daerah lainnya di Indonesia dengan tuntutan : Batalkan Undang-Undang Cipta
Kerja, Naikan Upah Minimum tahun 2022 sebesar 15% untuk menaikan daya beli dan
memulihkan perekonomian Indonesia serta Upah di atas Upah Minimum harus tetap ada untuk
memberikan keadilan secara proporsional.**.
411

