Page 114 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 114
Judul UMP 2022 Naik 1,09 Persen, Bagi Gubernur Melanggar Bisa
Diberhentikan Permanen!
Nama Media nkriku.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://nkriku.com/ump-2022-naik-109-persen-bagi-gubernur-
melanggar-bisa-diberhentikan-permanen/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-16 22:35:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Disampaikan bahwa Mendagri sudah
menyampaikan surat pada Gubernur terkait formulasi upah minimum
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini sudah mengacu pada ketentuan UU no. 23
tahun 2014 oleh Mendagri
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah memastikan bahwa kenaikan upah minimum
pada 2022 sebesar 1,09 persen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36
Tahun 2021 tentang Pengupahan yang menjadi turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja. Untuk itu, Ida Fauziyah mengatakan ada sanksi bagi Gubernur yang tak
menerapkan ketentuan tersebut.
UMP 2022 NAIK 1,09 PERSEN, BAGI GUBERNUR MELANGGAR BISA
DIBERHENTIKAN PERMANEN!
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah memastikan bahwa kenaikan upah minimum
pada 2022 sebesar 1,09 persen. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36
Tahun 2021 tentang Pengupahan yang menjadi turunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020
tentang Cipta Kerja.
Untuk itu, Ida Fauziyah mengatakan ada sanksi bagi Gubernur yang tak menerapkan ketentuan
tersebut.
"Disampaikan bahwa Mendagri sudah menyampaikan surat pada Gubernur terkait formulasi upah
minimum," ujar Ida Fauziyah saat Konfrensi pers daring, Selasa (16/11/2021).
113

