Page 123 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 123

Sedangkan  untuk  penetapan  upah  minimum  kabupaten/kota  (UMK)  dilakukan  paling  lambat
              pada 30 November 2021 dan harus dilakukan setelah adanya penetapan UMP.
              Ida menjelaskan bahwa batas waktu penetapan itu juga sudah ditegaskan kembali oleh Menteri
              Dalam Negeri 561/6393/SJ Hal Penetapan Upah Minimum tahun 2022.

              Dia  mengatakan  bahwa  berdasarkan  PP  Nomor  36  Tahun  2021,  yang  merupakan  turunan
              Undang-Undang Cipta Kerja, tidak ada lagi penetapan upah minimum berdasarkan sektoral atau
              yang dikenal dengan singkatan UMS.

              Namun, UMS yang ditetapkan sebelum 2 November 2020 tetap berlaku hingga masa berlakunya
              berakhir atau UMP/UMK di wilayah tersebut telah melebihi jumlahnya.

              Ia  juga  kembali  menegaskan  bahwa  upah  minimum  adalah  upah  terendah  yang  ditetapkan
              pemerintah dan berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
              Bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun seharusnya menggunakan upah efektif
              berdasarkan struktur dan skala upah di masing-masing perusahaan. "Dengan demikian kenaikan
              upah masing-masing pekerja atau buruh akan sangat bergantung dengan produktivitas yang
              dihasilkan," tegas Ida.

              Lebih lanjut Ida memastikan rata-rata kenaikan UMP 2022 secara nasional sebesar 1,09 persen.
              Dia menegaskan, perusahaan sudah tidak boleh lagi menangguhkan pembayaran gaji kepada
              pekerja sesuai ketentuan upah minimum mulai 2022.














































                                                           122
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128