Page 125 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 125

Ringkasan

              Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI mempersoalkan istilah batas atas dan batas
              bawah dalam penghitungan upah minimum, sebagaimana termuat dalam Peraturan Pemerintah
              Nomor  36  Tahun  2021.  Presiden  KSPI  Said  Iqbal  mengatakan  ada  beberapa  alasan  buruh
              menolak formula tersebut.



              BATAS ATAS DAN BAWAH DALAM ATURAN UPAH MINIMUM, KSPI:
              INKONSTITUSIONAL

              Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI mempersoalkan istilah batas atas dan batas
              bawah dalam penghitungan upah minimum, sebagaimana termuat dalam Peraturan Pemerintah
              Nomor  36  Tahun  2021.  Presiden  KSPI  Said  Iqbal  mengatakan  ada  beberapa  alasan  buruh
              menolak formula tersebut.

              Pertama, ia mempertanyakan landasan istilah batas atas dan bawah dalam upah minimum.

              "Menaker yang gunakan PP Nomor 36 tahun 2021 itu inkonstitusional, karena istilah batas bawah
              dan atas dalam upah minimum tidak dikenal dalam UU Cipta Kerja. Kok menjilat ludah sendiri.
              Dasar hukum apa yang digunakan Menaker untuk menentukan batas bawah dan batas atas,"
              ujar Said Iqbal dalam konferensi pers, Selasa, 16 November 2021.

              Kedua, Iqbal menyebut upah minimum adalah jaring pengaman, hal tersebut merujuk kepada
              konvensi International Labour Organization.

              Karena itu, seharusnya nilai upah minimum hanya terdiri dari satu angka saja dan bukan rentang
              batas atas dan bawah.

              "Silakan periksa di seluruh dunia. Sebagai ILO governing body saya tidak pernah menemukan
              batas bawah dan atas di seluruh dunia. Sudah paling minimum, masak ada batas bawah dan
              atas," ujar dia.

              Ketiga, peraturan anyar tersebut dinilai mencederai hukum. Pasalnya saat ini Undang-undang
              Cipta  Kerja  tengah  digugat  di  Mahkamah  Konstitusi  untuk  uji  formil  dan  materil.  Dengan
              demikian, belum ada keputusan hukum yang tetap untuk UU Cipta Kerja tersebut.
              "Karena balum inkracht, belum ada keputusan MK, nmka hukum yang lama yang dipakai. karena
              itu KSPI dalam meghitung kenaikan upah menggunakan dalil hukum lama, UU 13 tahun 2003
              tentang ketenagakerjaa pasal pengupahan dan PP nomor 78 tahun 2015 yang belum dicabut,"
              kata Iqbal.

              Dengan berlandaskan dua beleid itu, upah minimum seharusnya berada pada kisaran 5-7 persen.
              Adapun tuntutan buruh adalah 7-10 persen.

              Terakhir,  dengan  adanya  batas  atas  dan  batas  bawah,  KSPI  menilai  tak  ada  kenaikan  upah
              minimum pada tahun depan dan justru ada penurunan 50 persen.


              "Faktanya  bilamana  menggunakan  batas  bawah  dan  batas  atas,  upah  minimum  turun  50
              persen."

              KSPI pun telah mencoba menghitung upah minimum di Depok dengan menggunakan formula
              dari beleid. Dari perhitungan itu, diperoleh bahwa nilau batas atas UMK Depok tahun 2022 adalah
              5,7 juta dan batas bawah 2,85 juta.



                                                           124
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130