Page 194 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 194
Judul Audiensi, Gubernur dan Apindo Babel Diskusi Penetapan UMP 2022
Nama Media metroaktualhits.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.metroaktualhits.com/ekonomi/audiensi-gubernur-dan-
apindo-babel-diskusi-penetapan-ump-2022/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-16 20:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Membaiknya pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung (Babel) menjadi salah satu instrumen
dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Namun demikian, dalam penetapan
besaran UMP tersebut, pemerintah harus terlebih dahulu berdiskusi dengan pihak terkait
termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Babel. Hal itu dilaksanakan agar dapat
memberikan keadilan bagi seluruh pihak.
AUDIENSI, GUBERNUR DAN APINDO BABEL DISKUSI PENETAPAN UMP 2022
Pangkalpinang | MA.Hits, Membaiknya pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung (Babel)
menjadi salah satu instrumen dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Namun
demikian, dalam penetapan besaran UMP tersebut, pemerintah harus terlebih dahulu berdiskusi
dengan pihak terkait termasuk Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Babel. Hal itu
dilaksanakan agar dapat memberikan keadilan bagi seluruh pihak.
“Dalam penetapan UMP kita menerima masukan dari semua pihak tripartit. Sehingga,
penetapannya adil bagi para pekerja, pengusaha, pemerintah, dan yang paling penting adalah
bagi masyarakat,” ungkap Gubernur Babel Erzaldi Rosman, saat audiensi dengan Apindo Babel
melalui Aplikasi Zoom Meeting, Senin (15/11/21), malam.
Dijelaskan Gubernur Erzaldi kepada Plt Ketua Apindo Babel, Adi M, saat ini pertumbuhan ekonomi
di Babel tertinggi di wilayah Sumatera dan menduduki urutan ke-5 di Indonesia, menyusul
semakin membaiknya komoditi di bidang pertanian, perikanan dan pertambangan.
Walaupun demikian, dalam menentukan UMP itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel juga
meminta data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Babel sebagai acuan. Selain itu juga, pihaknya
mempertimbangkan semua hal, karena tidak semua perusahaan mengalami pertumbuhan akibat
dari pandemi Covid-19, seperti usaha UMKM, Restoran, Hotel, dan Wisata.
193

