Page 197 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 197

Asal  tahu  saja,  pemerintah  memberi  kelonggaran  kepada  perusahaan  untuk  menangguhkan
              upah  pekerja  sesuai  UM  lantaran  terdampak Pandemi  Covid-19. Tekanan  Covid-19  diketahui
              menekan keuangan berbagai perusahaan sehingga keulitan membayar gaji pekerja.

              Namun, dengan kebijakan baru ini, dia memastikan perusahaan wajib tunduk terhadap aturan
              UM 2022. Bila tidak dijalankan, perusahaan akan ditindak secara pidana.

              "Bagi perusahaan yang membayar upah di bawah upah minimum dikenakan sanksi pidana,"
              ujarnya.

              Pemerintah memastikan rata-rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 secara nasional
              sebesar 1,09 persen. Ketentuan ini sesuai formula yang berlaku di Peraturan Pemerintah (PP)
              nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Setelah  melakukan  simulasi  tentu  saja  nanti  akan  ditetapkan  oleh  gubernur.  Simulasi
              berdasarkan data BPS rata-rata nasional kenaikan UM itu 1,09 persen," ucapnya.



























































                                                           196
   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202