Page 200 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 200
Judul Menaker: Rata-rata Kenaikan Upah Minimum Provinsi 1,09 Persen di
2022
Nama Media hetanews.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.hetanews.com/article/230601/menaker-rata-rata-
kenaikan-upah-minimum-provinsi-109-persen-di-2022
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-11-16 20:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Ini rata-rata nasional (kenaikan 1,09 persen).
Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat tanggal 21 November 2021, karena tanggal 21
November libur nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya,
yaitu tanggal 20 November 2021
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Hal tersebut sudah sangat terlihat yaitu
dengan upah minimum dijadikan upah efektif oleh pengusaha sehingga kenaikan upah
cenderung hanya mengikuti upah minimum tanpa didasari oleh kinerja individu. Hal ini kemudian
membuat teman-teman SP/SB lebih cenderung menuntut kenaikan upah minum dibandingkan
membicarakan upah berbasis kinerja
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Kebijakan upah minimum ini ditunjukkan
sebagai salah satu instrumen pengentasan kemiskinan serta untuk mendorong kemajuan
ekonomi Indonesia melalui pengupahan yang adil dan berdaya saing
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Semangat dari formula upah minimum
berdasarkan PP No. 36 Tahun 2021 adalah untuk mengurangi kesenjangan upah minimum,
sehingga terwujud keadilan antar wilayah
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah mengumumkan rata-rata kenaikan upah
minimum provinsi (UMP) 2022 sebesar 1,09 persen. Namun, Ida menekankan angka pastinya
pada setiap provinsi akan berbeda. Sebab nantinya gubernur yang akan menyesuaikan sesuai
dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
199

