Page 211 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 211

"Gubernur harus menetapkan UMP (Upah Minimum Provinsi) paling lambat 21 November 2021,"
              kata Menteri Ketenagakerkaan Ida Fauziyah di Jakarta, Selasa 16 November 2021.
              Namun, dia menjelaskan, batas waktu ini tidak menjadi hal baku lantaran pada tanggal tersebut
              bertepatan dengan hari libur nasional. Dengan begitu, Pemda diusulkan untuk menetapkan UM
              paling lambat pada 20 November 2021.

              "Karena tanggal 21 November merupakan hari libur nasional, maka penetapannya paling lambat
              dilakukan satu hari sebelumnya, yaitu 20 November," ujarnya.

              Dia berharap Pemda melakukan hitung-hitungan secara cermat dalam menentukan UM tahun
              depan. Hal ini bisa disesuaikan dengan berbagai indikator ekonomi makro, yaitu pertumbuhan
              ekonomi, inflasi, kemiskinan hingga pengangguran terbuka.

              "Kita  minta  ke  gubernur  untuk  menyampaikan  ke  Wali  Kota/Bupati  dengan  demikian  kepala
              daerah dapat menetapkan UM dan berdasarkan indikator makro. Hal tersebut disampaikan juga
              data  BPS  (Badan  Pusat  Statistik)  tersebut  pertumbuhan  ekonomi,  inflasi,  garis  kemiskinan
              sehingga data pengangguran terbuka," ucapnya.

              Ida melanjutkan, penetapan UM merupakan program strategis nasional dan diamanatkan dalam
              Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Cipta kerja. Hal ini juga diturunkan dalam
              beleid Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Upah minimum dimaksudkan sebagai pelindungan kepada pekerja atau buruh agar upahnya
              tidak dibayar terlalu rendah akibat posisi tawar mereka yang lemah dalam pasar kerja," tuturnya.













































                                                           210
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216