Page 213 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 213

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan tidak ada lagi penetapan upah minimum
              berdasarkan sektor alias UMS. Mulai tahun ini tak ada lagi penetapan UMS terbaru.
              "UMS  yang  telah  ditetapkan  sebelum  tanggal  2  November  2020  tetap  berlaku  hingga  UMS
              tersebut berakhir atau UMP/UMK di wilayah tersebut telah lebih tinggi. Dengan demikian UMS
              tetap berlaku dan harus dilaksanakan oleh pengusaha," kata Ida dalam video virtual, Selasa
              (16/11/2021).

              Lanjutnya, bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 (satu) tahun seharusnya menggunakan
              upah aktual atau upah efektif berdasarkan pada struktur dan skala upah (SUSU) di masing-
              masing perusahaan yang bersangkutan. Besaran upah efektif tersebut yaitu mengacu kepada
              struktur dan skala upah.

              "Manakala SUSU sudah diterapkan, maka akan terwujud distribusi upah di atas UM secara adil
              antar jabatan/pekerja dengan berbasis pada kinerja individu dan produktivitas. Dengan demikian
              kenaikan  upah  masing-masing  pekerja/  buruh  akan  bergantung  dengan  produktivitas  yang
              dihasilkannya," katanya.

              Dia menambahkan Pengaturan upah pada Usaha Mikro dan Kecil dikecualikan dari ketentuan
              upah minimm. Adapun, ipah pada usaha mikro dan kecil disepakati antara pekerja/buruh dengan
              pengusaha.
              "Terdapat pengaturan upah terendah yang dapat disepakati pada Usaha Mikro dan Kecil. Yaitu
              sekurang-kurangnya sebesar 50% dari rata-rata konsumsi atau 25% diatas Garis Kemiskinan,"
              tandasnya. (NDA)














































                                                           212
   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218