Page 311 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 311
terwujud keadilan antar wilayah. Keadilan antar wilayah tersebut dicapai melalui pendekatan
rata-rata konsumsi rumah tangga di masing-masing wilayah.
"Upah minimum yang ada saat ini tidak memiliki korelasi sama sekali dengan angka rata-rata
konsumsi, median upah atau bahkan tingkat penganggurannya," kata Ida.
Sementara itu pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 (satu) tahun seharusnya menggunakan
upah aktual atau upah efektif berdasarkan pada struktur dan skala upah (SUSU) di masing-
masing perusahaan yang bersangkutan.
Besaran upah efektif tersebut yaitu mengacu kepada struktur dan skala upah. Manakala SUSU
sudah diterapkan, maka akan terwujud distribusi upah diatas upah minimum secara adil antar
jabatan/pekerja dengan berbasis pada kinerja individu dan produktivitas.
"Dengan demikian kenaikan upah masing-masing pekerja akan bergantung dengan produktivitas
yang dihasilkan," ucapnya.
Sebelumnya Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas), Adi Mahfudz Wuhadji
mengatakan perhitungan upah minimum mengacu pada Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020
Tentang Cipta Kerja dan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang
Pengupahan. Upaya penentuan upah minimum ini memerlukan ketegasan dari kepala daerah.
"Prinsipnya kami menghimbau semua pihak untuk taat. Gubernur yang menetapkan kiranya tidak
diintervensi oleh pihak manapun," ucap Adi.
Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id).
310

