Page 313 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 313

KENAIKAN UPAH MINIMUM 1,09 PERSEN, MENAKER KLAIM UPAH DI RI
              TERTINGGI DI DUNIA
              JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menegaskan rata-rata kenaikan upah minimum
              (UM)  secara  nasional  mencapai  1,09  persen  tahun  depan.  Angka  itu  diperoleh  dengan
              menggunakan  formulasi  penghitungan  baru  yang  mengacu  pada  Peraturan  Pemerintah  No.
              36/2021 tentang Pengupahan.

              "Setelah kami melakukan simulasi tentunya nanti akan ditetapkan oleh para gubernur simulasi
              berdasarkan  data  dari  BPS  rata-rata  kenaikan  upah  minimum  itu  1,09  persen  ini  rata-rata
              nasional  sekali  lagi  kita  tunggu  para  gubernur,"  kata  Ida  saat  mengadakan  konferensi  pers
              daring, Selasa (16/11/2021).

              Ida mengatakan penyesuaian UM dengan mengacu pada aturan turunan dari Undang Undang
              Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja untuk mengatasi kesenjangan pengupahan antara
              daerah. Selain itu, kata Ida, formulasi pengupahan dengan metode baku itu diharapkan dapat
              menjaga stabilitas iklim usaha dalam negeri.

              "Adapun besaran upah minimum saat ini hampir di seluruh wilayah Indonesia sudah melebihi
              median upah bahkan Indonesia satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar dari satu di
              mana idealnya berada di kisaran 0,4 sampai 0,6," tuturnya.
              Konsekuensinya, kata Ida, sebagian besar pengusaha tidak dapat menjangkau nilai UM yang
              naik  tinggi  setiap  tahunnya.  Kondisi  itu  berdampak  negatif  dari  sisi  kepastian  investasi  dan
              serapan tenaga kerja.

              "Sebagian besar pengusaha tidak bisa menjangkaunya, akan berdampak negatif di lapangan hal
              itu terlihat ketika upah minimum dijadikan upah efektif sehingga kenaikan upah hanya mengikuti
              upah minimum tanpa didasari oleh kinerja individu," kata dia.

              Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker
              Indah  Anggoro  Putri  mengatakan  UMP terendah  pada  2022  berada  di  Jawa  Tengah  dengan
              nominal Rp1.813.011. Sementara UMP tertinggi di DKI Jakarta dengan nilai Rp4.453.724.

              "Rata-rata penyesuaian upah minimum [2022] 1,09 persen. Saya tidak bilang bahwa ini upah
              minimum  provinsi,  ini  rata-rata  penyesuaian  upah  minimum  tahun  depan,"  kata  Putri  dalam
              Seminar Terbuka Proses Penetapan Upah Minimum 2022 secara daring, Senin (15/11/2021).

              Putri mengatakan bahwa 1,09 persen merupakan rata-rata kenaikan dari upah minimum seluruh
              provinsi. Keputusan akhir persentase kenaikan akan kembali kepada gubernur setiap provinsi
              dan mengacu pada data-data yang diterbitkan BPS.

              "Penyesuaian upah minimum tahun depan tergantung gubernur yang menetapkan, bukan berarti
              semua provinsi naik 1,09 persen," katanya.

              Penetapan  UMP  2022  sendiri  paling  lambat  diumumkan  gubernur  setiap  provinsi  pada  21
              November 2021. Sementara upah minimum kabupaten/kota (UMK) diumumkan paling lambat
              30 November 2021.











                                                           312
   308   309   310   311   312   313   314   315   316   317   318