Page 458 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 458
tidak dikenal dalam Omnibus Law," ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam konferensi pers virtual,
Selasa (16/11/2021).
Dalam perjalanannya, isu kenaikan upah minimum tengah menjadi perbincangan kaum pekerja.
Hal itu tak lepas dengan adanya kemungkinan bahwa kenaikan upah minimum 2022 hanya naik
sebesar 1,09 persen dengan menggunakan formula batas bawah-batas atas.
Said mempertanyakan landasan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah dalam menerapkan formula
tersebut. Sebab, formula tersebut tidak dikenal dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta
Kerja.
"Dasar hukum apa yang dipakai Menteri Tenaga Kerja untuk membuat batas bawah batas-batas
atas," kata dia.
"Atau para menteri yang terlibat dalam pembuatan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang
Pengupahan, (pembuat PP) membuat permufakatan jahat," tegas dia.
Menurutnya, formula tersebut juga tak sesuai dengan Konvensi Organisasi Perburuhan
Internasional atau ILO Nomor 133 tentang Penetapan Upah Minimum. Ia mengatakan bahwa
hingga kini tidak ada satu pun negara di dunia yang menerapkan formula tersebut.
"Tidak pernah satu pun negara di seluruh dunia ada batas bawah-batas atas dalam penetapan
upah minimum," imbuh dia.
Perlu diketahui, pemerintah Selasa sore ini akan mengumumkan kenaikan upah minimum tahun
2022. Namun, telah dibocorkan saat seminar yang dihelat oleh Kemenaker bahwa upah minimum
akan naik sebesar 1,09 persen.
Dengan demikian, para gubernur di seluruh provinsi akan melakukan penyesuaian sekaligus
mengumumkan besaran upah minimum provinsi paling lambat 20 November. Sedangkan, untuk
kabupaten/kota, penyesuaian serta pengumumannya akan berlangsung pada 30 November.
457

