Page 586 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 586
Pertemuan itu turut dihadiri Pangdam I Bukit Barisan. Mayjen TNI Hassanudln dan Kapolda
Sumut. lqen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.
Gubernur Edy menyebutkan dalam penetapan Upah Minimum Provinsl (UMP) maka harus
terlebih dahulu memperhatikan kondisi pertumbuhan ekonomi, pendapatan daerah serta inflasi
di Sumut.
"Ada proses nanti dilihat dulu pertumbuhan ekonomi Sumut, dilihat inflasi Sumut juga. Dilihat
pendapatan daerah Sumut. Nanti dikumpulkan dulu wakil yang ada. Termasuk tokoh tokoh
ekonomi dari universitas." kata Edy. Senin (15/11).
Ia pun belum bisa memberi bocoran besaran angka UMP 2022 yang bakal ditetapkan. Hanya
saja la memastikan bahwa penetapan UMP 2022 paling lama tanggal 21 November 2021.
'Nanti baru dihitung. Ada rumusnya itu. Kalau sudah ketemu baru disampaikan." ujar mantan
Pangkostrad tersebut.
Edy mengatakan, usai bertemu dengan pewakilan buruh, maka dalam waktu dekat akan
mengundang sejumlah pengusaha untuk turut meminta masukan. "Ada dlskusl-dlskusl lnl nanti.
Nanti sama pengusaha. Supaya hasilnya harmonis." ucapnya.
Namun la memastikan, bahwa UMP 2022 akan ditetapkan dengan seadil-adil-nya.
'Harus dilakukan seadil adilnya supaya Sumut Bermartabat." tambahnya.(lnd)
585

