Page 591 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 591

PEREKONOMIAN LOKAL TUMBUH 4 PERSEN, PEMPROV DIY JANJIKAN KENAIKAN
              UMP PADA 2022
              Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjanjikan kenaikan Upah Minimum Provinsi
              (UMP) pada 2022. Kenaikan upah itu bakal menyesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi di DIY.

              "Kalau tidak salah hitung, kenaikan kita cukup bagus karena pertumbuhan (ekonomi) nya yang
              dirilis  BPS  (Badan  Pusat  Statistik)  sekitar  empat  sekian  persen.  Ini  akan  membuat  UMP-nya
              meningkat,"  kata  Sekretaris  Daerah  DIY  Kadarmanta  Baskara  Aji  di  Kompleks  Kepatihan
              Yogyakarta, Senin (15/11/2021).

              Aji mengatakan, Pemda DIY menjadikan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 untuk
              menentukan upah minimum.

              Dengan regulasi itu, disebut Aji, pendapat pekerja dan pengusaha tidak lagi jadi penentu besaran
              kenaikan upah. Penentuan upah minimum menjadi tergantung dengan kondisi perekonomian
              daerah.

              "Dari Kemenaker sekarang ini kita sudah mendapat kepastian. Negosiasi tentang besar kecilnya
              UMP  bukan  debat  kusir  lagi.  Kalau  dulu  kan  yang  satu  (pekerja)  minta  tinggi  yang  satu
              (pengusaha) minta rendah," jelasnya.

              Konsekuensi dari aturan itu, kenaikan upah juga ditentukan dari kinerja pengusaha dan pekerja
              yang ada di DIY.
              Aji  mencontohkan,  kinerja  ekspor  di  DIY  saat  ini  mengalami  peningkatan  sehingga  mampu
              menyumbang pertumbuhan perekonomian daerah.

              Dengan demikian, upah minimum pekerja otomatis akan meningkat.

              "Kalau tidak bisa menumbuhkan ekonomi, ya, gajinya kecil. Itu bagian dari peran pengusaha
              dan pekerja, kalau pekerja pengusaha bisa membuat ekonomi tinggi berarti ada kenaikan UMP,"
              jelasnya.

              Sedangkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Aria Nugrahadi
              menuturkan,  pada  Jumat  (12/11/2021),  Dewan  Pengupahan  DIY  telah  membahasan  terkait
              besaran UMP dengan melibatkan unsur pemerintah, pekerja, dan pengusaha.
              "Selanjutnya  akan  kita  bawa  rekomendasi  tersebut  untuk  penetapan  pengupahan  dan
              diumumkan oleh Pak Gubernur Minggu ini," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi
              (Disnakertrans) DIY, Aria Nugrahadi saat dihubungi, Senin (15/11/2021).

              Aria enggan membeberkan hasil pertemuan dengan Dewan Pengupahan tersebut.

              Sebab, penentuan besaran UMP dilakukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
              Pada prinsipnya, mekanisme penentuan upah minimum mengacu pada Peraturan Pemerintah
              (PP) Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

              "Kita  tunggu  diumumkan  Pak  Gubernur  saja.  Tidak  lama  lagi,  kok.  Kalau  regulasinya  kan
              (pengumuman UMP) sebelum tanggal 21 (November)," jelasnya.

              Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UMP Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun
              2022 Bakal Naik.




                                                           590
   586   587   588   589   590   591   592   593   594   595   596