Page 628 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 628
Judul Buruh Harap Naik 16 Persen
Nama Media Tribun Medan
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg9
Jurnalis IND
Tanggal 2021-11-16 11:09:00
Ukuran 69x120mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 2.691.000
News Value Rp 8.073.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
KETUA DPD Serikat Pekerja Nasional Sumut. Anggiat Pasaribu menyebutkan, para pekerja dan
buruh dalam pertemuan tersebut berharap mengalami kenaikan 16 persen. Sebab tahun 2021,
UMP Sumut tak mengalami kenaikan dampak pandemi Covid 19.
BURUH HARAP NAIK 16 PERSEN
KETUA DPD Serikat Pekerja Nasional Sumut. Anggiat Pasaribu menyebutkan, para pekerja dan
buruh dalam pertemuan tersebut berharap mengalami kenaikan 16 persen. Sebab tahun 2021,
UMP Sumut tak mengalami kenaikan dampak pandemi Co vid 19.
"Kita berharap di 2022 agar kenaikan upah pekerja buruh pabrik itu dinaikan sesuai undang-
undang yang berlaku, karena kondisi sekarang ini situasi sudah mulai normal," ucapAnggiat.
'Kita berharap, bila melihat pertumbuhan ekonomi dan kenaikan upah itu rata rata 7,8 persen
per tahun. Karena tahun yang lewat tak naik, kita kalikan dua. maka kita tuntut kenaikan upah
itu sebesar 16 persen pada 2022. UMP dan UMK. Itu harapannya.' tambahnya.
Namun, menurut Anggiat harapan tersebut sulit tereralisasi. Sebab berlakunya UU Omni-bus
Law. membuat kebijakan penetapan upah di daerah. kimi dimonopoli oleh pemerintah pusat.
Berbeda dengan regulasi sebelumnya, pemerintah daerah diberikan keleluasaan untuk
menentukan UMP dan UMK di daerah masing-masing.
"Tapi memang diregulasi di Undang-undang Omnibus Law sudah dibatasi. Hal itu yang saya
nyatakan tadi, upah itu dimonopoli oleh pusat. Sementara undang-undang sebelumnya daerah
diberi kebebasan soal penetapan upah di dae rah.' ujarnya, (ind)
627

