Page 633 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 633
"Jadi kami bersama Dewan Pengupahan sepakat, UMP 2022 naik 1,7 persen. Selanjutnya kita
akan bahas dan menentukan formula menetapkan UMP Riau yang mulai berlaku 2022
berdasarkan indikator ekonomi, pertumbuhan ekonomi dan aspek tenaga kerja," ujarnya.
Kesepakatan tersebut, sambungnya, menjadikan upah minimum tahun depan Rp2.938.564
setelah ditambah Rp50 ribu. Tahun ini, UMP Rp2.888.563. "Kita akan sampaikan ke Gubernur
Riau dan akan ditetapkan oleh gubernur menjadi UMP Riau 2022," tukasnya.
Dijelaskannya, sebelum ketentuan kenaikan upah ditandatangani gubernur, pihaknya terlebih
dahulu akan mendengarkan pengarahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah
(Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Jika UMP Riau 2022 sudah ditetapkan,
maka menjadi acuan untuk upah minimum kabupaten/kota (UMK). "Untuk UMK, karena kondisi
perekonomian tak sama di setiap daerah, UMK mengacu UMP. Sedangkan penetapan UMK paling
lambat 30 November mendatang. Makanya kita sepakati UMP sambil menunggu diteken
gubernur. Kemudian, untuk pemberlakukan UMP terhitung mulai 1 Januari 2022," jelasnya.
Diketahui. UMP Riau 2021 tetap mengikuti surat edaran Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker)
untuk penetapan UMP dan UMK. Saat itu, UMP 2021 untuk Riau masih diberlakukan samaseperti
UMP Riau 2020 sebesar Rp2.888.563. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri
Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 1 1/HK04/X/2020 tentang penetapan upah
minimum 2021 akibat pandemi Covid-19. (pbn)
632

