Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 137
Judul Patuhi Budaya Keselamatan Kerja
Nama Media Suara Merdeka
Newstrend Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Halaman/URL Pg11
Jurnalis 33
Tanggal 2020-06-30 08:33:00
Ukuran 237x75mmk
Warna Warna
AD Value Rp 18.960.000
News Value Rp 94.800.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Bagus irawan (Wakil Ketua Umum Asosiasi Profesi Teknik Indonesia (APTI)) Semua
jenis pekeijaan yang melibatkan manusia pasti menomorsatukan keselamatan. Namun, belum
semua pihak menyadari mekanisme yang benar atas persoalan ini
neutral - Bagus irawan (Wakil Ketua Umum Asosiasi Profesi Teknik Indonesia (APTI)) Terdapat
contoh kecil yang bisa bisa menjadi gambaran belum dipahaminya budaya keselamatan kerja.
Misalnya, di pinggir jalan acap ditemui kemet truk yang memiliki kebiasaan tertidur di kolong
kendaraan. Padahal, kebiasaan semacam itu berbahaya apabila tiba-tiba sopir menjalankan
kendaraan tanpa menyadari seseorang tertidur dibawah truk
Ringkasan
Seluruh pekeijaan yang berhubungan dengan manusia harus mematuhi aturan kesehatan dan
keselamatan. Hal ini bertujuan menekan kemungkinan risiko kecelakaan profesi, bahkan
kerugian yang bisa berakibat fatal. Tak hanya harta benda, tapi juga nyawa bisa saja melayang.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Asosiasi Profesi Teknik Indonesia (APTI) Dr RM Bagus
irawan 1PM, dalam seminar ''Budaya Keselamatan dan Kesehatan Keija", di Kampus Unimus,
Jalan Kasipah, Senin (29/6).
Forum tersebut mengundang instruktur Unit Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) PLN Semarang
Subronto, serta moderator dosen FT Unimus M Toni Prasetyo. Selain menjadi pembicara Bagus
Irawan sekaligus membuka acara tersebut.
PATUHI BUDAYA KESELAMATAN KERJA
Seluruh pekeijaan yang berhubungan dengan manusia harus mematuhi aturan kesehatan dan
keselamatan. Hal ini bertujuan menekan kemungkinan risiko kecelakaan profesi, bahkan
kerugian yang bisa berakibat fatal. Tak hanya harta benda, tapi juga nyawa bisa saja melayang.
136

