Page 14 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 14
Judul Polisi Limpahkan Berkas Tersangka Kasus ABK
Nama Media Republika
Newstrend Kasus Perbudakan ABK
Halaman/URL Pg2
Jurnalis ILHAM TIRTA
Tanggal 2020-07-01 05:19:00
Ukuran 175x80mmk
Warna Hitam/Putih
AD Value Rp 73.500.000
News Value Rp 220.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - John Weynart Hutagalung (Kasubdit III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri) Sudah
tahap satu (pelimpahan ke Kejaksaan Agung) untuk berkas perkaranya
Ringkasan
Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara tiga tersangka
kasus perdagangan orang terhadap tiga WNI anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 yang
dilarung di laut. Tiga berkas tersebut atas nama tersangka William Gozaly (karyawan PT APJ),
Joni Kasiyanto (Direktur PT SMG), dan Kiagus M Firdaus (karyawan PT LPB).
"Sudah tahap satu (pelimpahan ke Kejaksaan Agung) untuk berkas perkaranya," kata Kasubdit
III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes John Weynart Hutagalung, kemarin. Pihaknya
kini menunggu jawaban jaksa terkait kelengkapan berkas perkara tersebut.
POLISI LIMPAHKAN BERKAS TERSANGKA KASUS ABK
Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara tiga tersangka
kasus perdagangan orang terhadap tiga WNI anak buah kapal (ABK) Long Xing 629 yang
dilarung di laut. Tiga berkas tersebut atas nama tersangka William Gozaly (karyawan PT APJ),
Joni Kasiyanto (Direktur PT SMG), dan Kiagus M Firdaus (karyawan PT LPB).
"Sudah tahap satu (pelimpahan ke Kejaksaan Agung) untuk berkas perkaranya," kata Kasubdit
III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes John Weynart Hutagalung, kemarin. Pihaknya
kini menunggu jawaban jaksa terkait kelengkapan berkas perkara tersebut.
Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka. Berkas tersangka M uhamad Zakaria
(mantan direktur PT SMG) masih dalam proses pemberkasan. Keempat tersangka dikenai PasaU
UU No 21 Tahun 2007 tentang pidana perdagangan orang juncto Pasal 55 KUHP.
Dalam kasus ini, empat dari 22 ABK WNI meninggal dunia akibat dugaan tindak kekerasan di
kapal berbendera Cina tersebut. Awalnya mereka bekerja di kapal Long Xing 629, kemudian dua
ABK bernama Edo dan Idris pindah ke kapal Long Xing 630.
13

