Page 71 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 71
Program kedua, yaitu berupa program padat karya dan kewirausahaan bagi pekerja/buruh
terdampak COVID-19. Ketiga, Kemnaker telah membuka layanan informasi, konsultasi, dan
pengaduan bagi pekerja/buruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan. Ida
menjelaskan, langkah-langkah tersebut berjalan beriringan dengan enam jaring pengaman
sosial pemerintah dalam mengatasi COVID-19, di antaranya stimulus ekonomi bagi pelaku usaha
agar dapat bertahan di masa pandemi, serta tetap mampu mempekerjakan pekerja/buruh.
Berikutnya, insentif keringanan pajak penghasilan maupun bunga kredit bagi para pekerja di
sektor formal. Selanjutnya, program jaring pengaman sosial melalui bantuan sosial bagi para
pekerja formal maupun pekerja informal. Kemudian, prioritas Kartu Prakerja bagi korban ter-
PHK dan dirumahkan.
"Posisi Kemnaker dalam program Kartu Prakerja ini menjadi mitra aktif melalui platform
Sisnaker," terang Ida.
Jaring pengaman sosial lainnya, yaitu perbanyakan program padat karya dan kewirausahaan
untuk penyerapan tenaga kerja. Terakhir, perlindungan terhadap pekerja migran baik di negara
penempatan maupun setelah kembali ke Tanah Air.
Berdasarkan data Kemnaker, sebelum pandemi Covid-19, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia
berada dalam tren positif. Hal itu tercermin dari tingkat pengangguran yang kian menurun
hingga mencapai 4,9% pada Februari 2020. Namun, situasi pandemi COVID-19 turut
membentur sektor ketenagakerjaan. Data yang dihimpun Kemnaker menunjukkan, pekerja
terdampak COVID-19 pada sektor formal maupun informal mencapai 1,7 juta orang..
70

