Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 66

tolong saya pak. Saya sudah pingin pulang, sama majikan nggak dipulang-pulangin. Saya sudah
              18 tahun disini pak, mohon sekali lagi ya pak, mohon bantu saya. Terima kasih banyak pak
              pertolongannya    ,"  kata  Suryani  dalam  video  tersebut.  Dimintai  konfirmasi,  adik  Surani,
              Purwanto (41) membenarkan video yang viral itu merupakan kakak perempuannya. Purwanto
              menyebut kakaknya sudah lama merantau sebagai TKW di Arab Saudi.

              "Surani terakhir pulang itu tahun 2002. Sejak saat itu berangkat lagi dan tidak pulang sampai
              sekarang," uiar Purwanto, ditemui  detikcom  di rumah orang tua Surani, Selasa (30/6/2020).
              Dia menuturkan selama 14 tahun bekerja sebagai TKW, kakaknya mengaku betah bekerja di
              Arab Saudi. Menurut Purwanto, saat itu Surani mendapatkan majikan yang baik sehingga dirinya
              betah bekerja di perantauan.


              "Namun tahun 2016 majikannya meninggal, Surani kemudian ikut bekerja di salah satu anak
              majikannya tersebut. Sejak saat itu kondisinya sudah mulai berbeda," terangnya. Puncaknya
              dalam tiga bulan terakhir, Surani mulai mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan dari majikan
              barunya. Berdasarkan pengakuan Surani kepada Purwanto, majikan barunya sering memarahi
              bahkan kerap mengurung Surani di kamar.

              "Kalau majikannya marah, Surani dikurung di kamar, biasanya sampai 2 malam, tanpa dikasih
              makan. Kakak saya sering cerita, dia sering hanya bertahan dengan minum air di bak mandi
              dalam  kamar,  karena  tidak  diberi  sekadar  air  minum,"  kata  Purwanto.  Purwanto  menyebut
              Surani hanya diperbolehkan keluar saat majikannya memintanya untuk bekerja, baik memasak
              atau membersihkan rumah. Setelah selesai, Surani kembali disekap di dalam kamar.

              "Memasak pun ditungguin majikannya. Setelah selesai dikunci lagi di kamar. Kakak saya sering
              cerita bertahan hidup di kamar hanya selama dua hari dengan sepotong roti, pernah juga hanya
              makan  garam  dan  minum  air  bak  mandi,"  terang  Purwanto.  Untuk  menyelamatkan  Surani,
              Purwanto mengaku sempat menghubungi pihak KJRI  di Arab Saudi, sekitar satu bulan lalu.
              Namun saat itu, jawaban yang diberikan petugas tidak memuaskan.

              "Sudah kontak ke dua kantor KJRI, jawabannya suruh sabar sampai kantor buka. Kemungkinan
              saat itu kantornya masih tutup karena pandemi," terang Purwanto. Beruntung meski disekap,
              Surani masih diperbolehkan mengakses ponselnya sehingga bisa terus berkomunikasi dengan
              keluarganya.  Saat  itulah  Purwanto  menyarankan  kakaknya  itu  untuk  membuat  video  untuk
              disebar di media sosial.

              "Awalnya dia takut. Tapi setelah ada pendampingan dari grup BMI (Buruh Migran Indonesia),
              dia mau bikin video yang akhirnya ramai di medsos tersebut," ujarnya. Purwanto menuturkan,
              setelah  videonya  viral,  dua  hari  lalu  Surani  akhirnya  dijemput  petugas  dan  dibawa  ke  KJRI
              Jeddah. Purwanto pun lega, kakak perempuannya akhirnya terselamatkan.

              "Sekarang posisi di KJRI Jeddah. Kemarin sempat menunggu pengembalian uang dan perhiasan
              serta baju yang masih ditahan majikan. Tapi tadi baru dapat kabar, barang-barang tersebut
              sudah  dikembalikan,"  paparnya.  Saat  ini,  lanjut  Purwanto,  Surani  sedang  merampungkan
              administrasi untuk mengurus kepulangannya. Menurut kabar yang diterima Purwanto, Surani
              akan tiba di kampung halamannya sekitar dua pekan mendatang.

              "Lega kakak saya bisa dipulangkan dengan selamat. Terima kasih atas bantuan pihak-pihak
              terkait," tambahnya. Terpisah, Kepala Desa Mojorejo, Suharno, membenarkan Surani adalah
              warganya yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi. Menurutnya, dulu Surani diberangkatkan
              oleh salah satu agen PJTKI di Sragen.

              "Dulu berangkat dari PJTKI di sini. Pertama kali berangkat, tahun 1999 lalu sempat pulang tahun
              2002. Setelah itu berangkat kali dan tidak pulang sampai sekarang," terang Suharno. Suharno


                                                           65
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71