Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 63

"Saya sangat mendukung penuh langkah Kepala BP2MI dengan upaya yang gigih memberangus
              praktik-praktik penempatan PMI (pekerja migran Indonesia) yang tidak sesuai dengan peraturan
              pemerintah atau ilegal," kata Ketua Dewan Pengurus Daerah APJATI Jawa Timur Mazlan Mansur
              dalam rilisnya di Kediri, Selasa.

              Pihaknya  juga  menyambut  baik  terhadap  rencana  pemerintah  untuk  penempatan  pekerja
              migran informal secara gratis. Dengan itu, artinya tidak ada biaya di depan atau potongan gaji
              sepeserpun kepada pekerja migran tersebut.
              Ia juga menambahkan mafia penempatan pekerja migran selama ini menjadi beban negara dan
              merugikan nasib pekerja migran di luar negeri tempat bekerja. Bahkan, hal itu juga menjadi
              beban negara.

              Selama  ini,  tidak  sedikit  uang  negara  digunakan  untuk  menyelesaikan  kasus-kasus  pekerja
              migran  seperti  tidak  dibayar  gaji,  mengalami  penganiayaan  dan  hak-haknya  tidak  dipenuhi
              karena tidak memiliki perjanjian kerja, karena diberangkatkan tanpa prosedur yang ditetapkan
              pemerintah.

              Hal itu juga merugikan nasib pekerja migran di luar negeri. Mereka tidak terlindungi hak dan
              kewajibannya serta keselamatannya dikarenakan diberangkatkan secara nonprosedural. Bahkan
              tidak  sedikit  pekerja  migran  yang  dijadikan  pemerasan  dengan  cara  memotong  gaji  selama
              bekerja di luar negeri yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada.
              Ia juga keberatan terhadap polemik sekumpulan orang yang mengatasnamakan perusahaan
              penempatan pekerja migran Indonesia dan harus segera dihentikan.

              Pihaknya juga berharap, keinginan baik pemerintah tersebut jangan sampai ditunggangi oleh
              oknum-oknum  yang  tidak  bertanggung  jawab,  karena  bisa  melakukan  penempatan  pekerja
              migran tidak mengikuti peraturan pemerintah.

              "Hal ini adalah momentum yang terbaik buat kami pengurus APJATI Jawa Timur bahkan buat
              calon  PMI  untuk  mendukung  program  pemerintah  tersebut.  Kan  yang  diuntungkan  PMI  itu
              sendiri," kata dia.

              Ia juga mengimbau di tengah-tengah pandemi COVID-19 agar tidak melakukan hal-hal yang
              memperburuk lagi keadaan.

              "Saat  ini  banyak  masyarakat  yang  sedang  susah  bahkan  calon  PMI  dan  keluarganya.  Kami
              berharap beri solusi yang baik kepada pemerintah untuk mewujudkan tata kelola penempatan
              PMI  yang  baik  serta  solusi  yang  baik  terhadap  calon  PMI  dan  keluarganya  yang  sedang
              kesusahan di tengah-tengah pandemi COVID-19," kata dia. (*).






















                                                           62
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68