Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 68
Judul Tiga Langkah Kemnaker Atasi Pengangguran Akibat Corona
Nama Media medanbisnisdaily.com
Newstrend Strategi Menekan Angka Pengangguran
Halaman/URL https://medanbisnisdaily.com/news/online/read/2020/06/30/111696/tig
a_langkah_kemnaker_atasi_pengangguran_akibat_corona/
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-30 20:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Langkah strategis itu mulai dari refocusing
anggaran hingga perubahan kebijakan untuk mempertimbangkan kelangsungan usaha dan
perlindungan bagi pekerja
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Seluruh hasil produksi BLK didistribusikan
secara gratis bagi masyarakat yang terdampak pandemi
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Posisi Kemnaker dalam program Kartu
Prakerja ini menjadi mitra aktif melalui platform Sisnaker
Ringkasan
Penurunan ekonomi akibat pandemi COVID-19 berimbas pada munculnya badai pemutusan
hubungan kerja (PHK) karyawan. Menghadapi kondisi tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemnaker) telah menerapkan tiga langkah strategis untuk menekan angka pengangguran.
TIGA LANGKAH KEMNAKER ATASI PENGANGGURAN AKIBAT CORONA
Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Penurunan ekonomi akibat pandemi COVID-19 berimbas pada
munculnya badai pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Menghadapi kondisi tersebut,
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menerapkan tiga langkah strategis untuk
menekan angka pengangguran.
"Langkah strategis itu mulai dari refocusing anggaran hingga perubahan kebijakan untuk
mempertimbangkan kelangsungan usaha dan perlindungan bagi pekerja," kata Menteri
Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui keterangan tertulis, Selasa (30/6/2020).
Ida menjabarkan tiga langkah tersebut. Pertama, Kemnaker tetap melaksanakan pelatihan
berbasis kompetensi dan produktivitas melalui program Balai Latihan Kerja (BLK) Tanggap
COVID-19. Dalam program ini, peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi
juga mendapatkan insentif pasca pelatihan.
Ida menuturkan, sejumlah BLK juga difungsikan sebagai dapur umum dan sentra produksi alat
pencegahan COVID-19, seperti hand sanitizer, APD, masker, wastafel portable, serta produk
makanan olahan.
67

