Page 91 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 JULI 2020
P. 91

Tersamar di sini dia maksudkan karena ada kemungkinan perusahaan memanfaatkan momen
              pandemi sebagai alasan pemutusan hubungan kerja (PHK).

              Padahal, seharusnya perusahaan tidak dibenarkan mengurangi karyawan saat pandemi corona
              ini.  Namun,  hingga  kini  pihaknya  belum  menerima  laporan    pengurangan  pekerja    dengan
              memanfaatkan momen pandemi ini.

              "Rata-rata karyawan yang di-PHK, itu karyawan kontrak. Kontraknya sudah habis, dan tidak
              diperpanjang," ulasnya.

              Dia  menjelaskan,  pemerintah  memberikan  keringanan  terhadap  perusahaan  dengan
              mengizinkan perusahaan merumahkan karyawan mengikuti ketentuan membayar kompensasi
              kerja yang lebih rendah.

              "Tapi ditekankan, jangan sampai di bawah 50 persen," selanya.

              Kata Dedy, PHK merupakan langkah terakhir yang ditempuh untuk menstabilkan perusahaan.
              PHK, lanjut dia, dilakukan jika ada masalah yang benar-benar berat, seperti tindak pidana, atau
              ketidaksanggupan perusahaan.

              Sedangkan  untuk  karyawan  atau  pekerja  yang  dirumahkan,  perusahaan  mesti  membuat
              kesepakatan, termasuk yang berkaitan dengan gaji dan kompensasi kerja. Hal itu merujuk pada
              Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan PP 78 tahuh 2015 tentang
              pengupahan.

              "Harus disepakti. Kalau tidak, itu sebenarnya bisa batal demi hukum," jelas dia.

              Untuk itu, pihaknya terus menyampaikan imbauan pada perusahaan agar tidak memotong gaji
              karyawan. Berdasarkan laporan yang diterima Disnakertrans, sejauh ini ada 4.710 pekerja dari
              159  perusahaan  yang  terdampak    Covid-19    .  Rinciannya,  sebanyak  4.582  orang  dari  130
              perusahaan dirumahkan, dan 128 orang dari 29 perusahaan di-PHK. Meski begitu, hingga kini
              belum ada laporan keberatan yang sampai di Disnakertrans Provinsi Jambi..




































                                                           90
   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96